ANALISIS DAN STRATEGI PEMELIHARAAN KANTONG LUMPUR PADA JARINGAN IRIGASI BENDUNG PAMARAYAN BERDASARKAN POLA AKUMULASI SEDIMEN
DOI:
https://doi.org/10.30742/axial.v13i3.4979Keywords:
Bendung Pamarayan, kantong lumpur, pemeliharaan irigasi, sedimentasi, strategi pengelolaanAbstract
Sistem irigasi yang andal sangat bergantung pada kemampuan jaringan untuk mendistribusikan air secara efisien dan berkelanjutan. Salah satu permasalahan utama yang dapat mengganggu fungsi jaringan irigasi adalah akumulasi sedimen yang tinggi, terutama di kantong lumpur. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemeliharaan kantong lumpur pada jaringan irigasi Bendung Pamarayan berdasarkan pola akumulasi sedimen yang terjadi. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, pengambilan sampel sedimen, analisis laboratorium, serta perhitungan volume dan laju akumulasi sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata akumulasi sedimen di beberapa lokasi mencapai 2.000–3.000 m³ per tahun. Strategi pemeliharaan yang efektif adalah dengan melakukan pembersihan minimal dua kali dalam setahun, yaitu sebelum dan sesudah musim hujan. Rencana pemeliharaan disusun berdasarkan efisiensi operasional, aksesibilitas lokasi, dan kebutuhan kontinuitas suplai air irigasi. Penerapan strategi ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan fungsi irigasi dan meningkatkan produktivitas pertanian.
References
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. (2017). Petunjuk Teknis Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Irigasi.
Gunawan, A. (2018). Evaluasi Efektivitas Pemeliharaan Saluran Irigasi Berdasarkan Volume Sedimen. Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 6(2), 134–141.
Hidayat, R. (2021). Manajemen Infrastruktur Irigasi Berkelanjutan. Deepublish.
Janatha, D., & Soebagio. (2021). Perencanaan embung di kawasan anggrek gorontalo utara. Axial, Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Konstruksi, 9(3), 173–182.
Kodoatie, R. J., & Sjarief, R. (2006). Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu. Andi.
Marsono, M., & Yusuf, M. (2015). Pengaruh Sedimentasi Terhadap Efisiensi Jaringan Irigasi Primer. Jurnal Teknik Pengairan, 11(1), 45–54.
Nugroho, T. (2016). Teknik Pengukuran dan Pengendalian Sedimentasi di Daerah Irigasi. Pusat Litbang SDA.
Purnama, R. N. (2023). Evaluasi Kantong Lumpur Pada Jaringan Irigasi Bendung Pamarayan.
Rismanto, Y. (2020). Studi Evaluasi Volume Sedimen Pada Kantong Lumpur Irigasi di Wilayah Hulu DAS. Jurnal Sumber Daya Air, 16(3), 76–84.
Sulaiman, A., & Rachman, A. (2014). Kajian Model Sedimentasi Saluran Irigasi di Wilayah Tropis. Jurnal Irigasi, 9(2), 101–108.
Triatmodjo, B. (2008). Hidraulika II. Beta Offset.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

