PENGARUH ABU AMPAS TEBU SEBAGAI SUBTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON
DOI:
https://doi.org/10.30742/axial.v14i1.5219Keywords:
ampas tebu, beton, kuat tekan, kuat tarik, substitusi semenAbstract
Industri semen merupakan salah satu penyumbang emisi karbon yang cukup besar, sehingga diperlukan upaya pemanfaatan material alternatif yang ramah lingkungan. Salah satu material yang berpotensi digunakan adalah limbah abu ampas tebu (bagasse ash) sebagai bahan pengganti sebagian semen dalam campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kuat tekan maksimum dan kuat tarik belah maksimum beton yang memanfaatkan limbah abu ampas tebu sebagai bahan pengganti sebagian semen. Ampas tebu untuk campuran dengan variasi sebesar 0%, 2%, 4%, dan 6% dari berat semen. Benda uji berupa silinder beton berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari, sedangkan pengujian kuat tarik belah dilakukan pada umur 28 hari. Perancangan campuran beton menggunakan metode DoE dengan faktor air semen sebesar 0,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan maksimum beton diperoleh pada variasi 6% sebesar 40,88 MPa pada umur 28 hari dan pengujian kuat tarik belah maksimum beton juga diperoleh pada variasi 6% dengan nilai sebesar 2,89 MPa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa limbah abu ampas tebu berpengaruh dalam meningkatkan nilai kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Peningkatan optimum terjadi pada variasi 6%, dengan kuat tekan mencapai 40,88 MPa atau meningkat sebesar 22,61% dibanding beton tanpa abu ampas tebu, serta kuat tarik belah sebesar 2,89 MPa atau meningkat sebesar 10,73%. Hal ini menunjukkan bahwa abu ampas tebu berpotensi digunakan sebagai bahan pengganti sebagian semen dalam campuran beton.
References
Adiguna, A., & Wahyudi, A. (2020). Pemanfaatan Abu Ampas Tebu Limbah Pabrik Gula Cinta Manis Kabupaten Ogan Ilir Sebagai Additive Beton. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 17(1), 46. https://doi.org/10.31851/sainmatika.v17i1.3383.
Andrew, R. M. (2019). Global CO2 emissions from cement production, 1928-2018. Earth System Science Data, 11(4), 1675–1710. https://doi.org/10.5194/essd-11-1675-2019.
Elawadly, N., & Sanad, S. A. (2025). Sustainable concrete incorporating sugarcane Bagasse ash: a study on workability, mechanical behavior, and microstructure. Innovative Infrastructure Solutions, 10(9), 1–12. https://doi.org/10.1007/s41062-025-02177-6
Kosakoy, M. N. M., Wallah, S. E., & Pandaleke, R. (2017). Perbandingan nilai kuat tarik langsung dan tidak langsung pada beton yang menggunakan fly ash. Jurnal Sipil Statik, 5(7), 383–392. https://ejournal.unsrat.ac.id/v2/index.php/jss/article/view/17118.
Morib, M. A., Ariyani, N., Gea, A. P., & Halawa, R. (2025). Pengaruh Abu Ampas Tebu Sebagai Substitusi Parsial Semen Terhadap Karakteristik Beton SCC. Jurnal Teknik Sipil Ukrim, 2(1), 96–105. https://doi.org/10.61179/jtsukrim.v2i1.721
Pranowo, D. D., Suryani, E., & Rahmadhani, C. P. (2022). Pengaruh Penggunaan Abu Ampas Tebu sebagai Pengganti Sebagian Semen Ditinjau Terhadap Kuat Tekan Mortar. Jurnal Penelitian Inovatif, 2(3), 477–484. https://doi.org/10.54082/jupin.106
Pratama, A., & Chairina, E. (2023). Pengaruh Abu Ampas Tebu Terhadap Kuat Tekan Beton Sebagai Bahan Tambahan Dalam Pembuatan Beton Normal. Jurnal Teknik Sipil, 2(1), 118–124. https://doi.org/10.30743/jtsip.v2i1.7669
Rochmah, N., Sutriono, B., Beatrix, M., & Pertiwi, D. (2022). Pengaruh Abu Sekam Sebagai Substitusi Semen Pada Kuat Tekan Flowing Concrete. Axial : Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Konstruksi, 10(1), 19–24. https://doi.org/10.30742/axial.v10i1.2172
Saputra, E. B., Gunawan, L. I., & Safarizki, H. A. (2019). Pengaruh Abu Ampas Tebu Terhadap Kuat Tekan Beton Sebagai Bahan Tambah Dalam Pembuatan Beton Normal. MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil, 1(2), 67. https://doi.org/10.32585/modulus.v1i2.589
Wulandari, M. (2016). Pengaruh Penambahan Abu Ampas Tebu (Bagasse Ash) Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Lentur Pada Struktur Balok Pendek. Rekayasa Teknik Sipil, 2(2), 125–133.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









