METODE GROUNDED THEORY SEBAGAI LANGKAH AWAL ANALISIS DAMPAK KINERJA INFRASTRUKTUR TERHADAP KUALITAS HIDUP MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH

Authors

  • Gita Puspa Artiani Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Naniek Widayati Priyomarsono Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Dadang Mohamad Ma’soem Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

DOI:

https://doi.org/10.30742/axial.v14i1.5228

Keywords:

Quality of Life, Low Income Communities (LIC), Infrastructrure Performance, Grounded Theory

Abstract

Pembangunan infrastruktur makro di kawasan industri sering dianggap sebagai pendorong kesejahteraan, namun dampaknya terhadap Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sering kali menunjukkan anomali. Penelitian ini merupakan studi pendahuluan yang bertujuan mengeksplorasi variabel kunci yang memengaruhi kualitas hidup MBR melalui pendekatan grounded theory. Metodologi yang digunakan adalah wawancara mendalam terhadap 10 responden yang terbagi dalam tiga klaster umur, yaitu : Klaster Tua (>45 tahun), Middle (35–45 tahun), dan Baru(<35 tahun), serta observasi teknis lapangan.Studi kasus di fokuskan pada kawasan perumahan MBR di wilayah industri Cikarang untuk mendapatkan data yang spesifik. Data kualitatif dikonversi melalui proses kodifikasi untuk menghasilkan skala prioritas masalah yang berlaku khusus pada lokasi amatan tersebut. Temuan awal menunjukkan bahwa penurunan kinerja infrastruktur lingkungan (drainase/banjir) dan isu keamanan mendapatkan skor tertinggi (4 dari 5), sementara beban biaya ekonomi informal menjadi kendala krusial bagi klaster pedagang. Analisis visual mengungkap adanya paradoks pembangunan, di mana kemegahan gerbang tol bersandingan langsung dengan degradasi perkerasan jalan lokal dan kegagalan sistem fungsional drainase. Simpulan penelitian ini menghasilkan kerangka konseptual model prediksi yang menempatkan kinerja fisik infrastruktur sebagai faktor moderasi kritis. Hasil analisis menunjukkan bahwa 80% dari variabel kualitas hidup MBR dipengaruhi oleh stabilitas infrastruktur lingkungan (drainase dan jalan lokal), sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi informal. Hasil ini menjadi landasan untuk pengembangan model matematis kualtas hidup pada tahap penelitian selanjutnya.

References

Ahmad Efendi, S. (2021). Kajian Sistem Drainae di Wilayah Wisma Lidah Kulon. Axial, Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Konstruksi Vol., 9(2), 85–90. https://doi.org/10.30742/axial.v9i2.1748.

Aulia, S. (2024). Analisis Peran Infrastruktur Dalam Pertumbuhan Ekonomi Pembangunan Di Kota Palembang. Jurnal Publikasi Ekonomi Dan Akuntansi (JUPEA), 4(1), 36–54. https://doi.org/https://doi.org/10.51903/jupea.v4i1.2435.

Dewita, Y., Burke, M., Yen, B. T. H., & Burke, M. (2019). The relationship between transport , housing and urban form : Affordability of transport and housing in Indonesia. https://doi.org/https:doi.org/10.1016/j.cstp.2019.01.004.

Harvey, D. (2006). Neo‐liberalism as creative destruction. Geografiska Annaler: Series B, Human Geography. 88(2), 145–158. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/j.0435-3684.2006.00211.

Hasibuan, H. S., & Mulyani, M. (2022). Transit-Oriented Development : Towards Achieving Sustainable Transport and Urban Development in Jakarta Metropolitan , Indonesia. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/su14095244.

Ismail, N. (2025). Manajemen pembangunan infrastruktur kota yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan studi kasus kota depok. Jurnal Kajian Pemerintah (JKP), 11(1), 166–181. https://doi.org/https://doi.org/10.25299/jkp.2025.vol11(1).24774.

Mustafa, D., & Hermina, D. (2025). Grounded theory: fleksibilitas, tantangan, dan implikasi dalam penelitian edukasi. 2, 1102–1115. https://doi.org/https://doi.org/10.71282/jurmie.v2i6.591.

Nicoletti, L., Sirenko, M., & Verma, T. (2023). Disadvantaged communities have lower access to urban infrastructure. 50(3), 831–849. https://doi.org/10.1177/23998083221131044.

Sirait, R., Sinaga, R. S., & Lubis, M. S. (2021). Implementasi Undang-Undang No . 1 Tahun 2011 Terhadap Kondisi Perumahan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah ( MBR ) Di Kota Medan. Jurnal Ilmiah Magister Administrasi Publik, 3(1), 44–56. https://doi.org/10.31289/strukturasi.v3i1.524.

Siti Apriliyaningsih, Eli Apud Saepudin, Rossa Amelia Putri, Arina Karmelia, M. R. S. (2025). Ekopedia : Jurnal Ilmiah Ekonomi. Jurnal Ilmiah Ekonomi, 1(2), 44–53.

Downloads

Published

30-04-2026

How to Cite

Artiani, G. P., Widayati Priyomarsono, N., & Mohamad Ma’soem, D. (2026). METODE GROUNDED THEORY SEBAGAI LANGKAH AWAL ANALISIS DAMPAK KINERJA INFRASTRUKTUR TERHADAP KUALITAS HIDUP MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH . Axial : Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Konstruksi, 14(1), 029–038. https://doi.org/10.30742/axial.v14i1.5228