STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN ABU BATU PADA TANGGUL SUNGAI AIR MANIS NEGERI LAHA MALUKU TENGAH

Authors

  • Muhammad Khusnulsean Ilham Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pattimura Ambon
  • Abraham Kalalimbong Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pattimura Ambon
  • Mansye Ronal Ayal Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pattimura Ambon

DOI:

https://doi.org/10.30742/axial.v14i1.5255

Keywords:

Abu Batu, Gerusan, Kohesi, Nilai CBR, Sudut Geser

Abstract

Kondisi tanah pada sungai Air Manis, berdasarkan survei di lapangan, telah mengalami gerusan tanah akibat faktor alam seperti hujan, dan aliran sungai. Karakteristik tanah bersifat labil atau ekpansif, dimana pada saat musim hujan bersifat lunak bahkan seperti lumpur dan ketika musim kemarau tanahnya menyusut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh penambahan abu batu terhadap nilai CBR Laboratorium, nilai kohesi (c) dan sudut geser (φ). Tanah dari Sungai Air Manis, Negeri Laha dikategorikan sebagai tanah berbutir pasir-berlanau/kerikil berlanau. Nilai CBR Laboratorium rata – rata tanah asli sebesar 2,28% penambahan abu batu 5% nilai CBR rata – rata sebesar 2,42%, penambahan abu batu 7% nilai CBR rata – rata sebesar 2,88%, dan penambahan abu batu 10% nilai CBR rata – rata sebesar 3,02%. Nilai kohesi rata – rata tanah asli sebesar 13,502 kPa penambahan abu batu 5% rata – rata nilai kohesi sebesar 10,938  kPa, penambahan abu batu 7% rata – rata nilai kohesi sebesar 10,205 kPa, dan penambahan abu batu 10% rata – rata nilai kohesi sebesar 9,058 kPa. Nilai sudut geser rata – rata tanah asli sebesar 12,14° penambahan abu batu 5% nilai sudut geser rata – rata sebesar 14,40°, penambahan abu batu 7% nilai sudut geser rata – rata sebesar 15,32°, dan penambahan abu batu 10% nilai sudut geser rata – rata sebesar 16,76°.

References

Aripin, D. D., Asniar, N., & Hendardi, A. R. (2022). Studi Analisis Stabilitas Lereng (Studi Kasus Lereng Bukit Cikirai Cikoneng Ciamis). JITSi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 2(2), 108–124. https://doi.org/10.36423/jitsi.v2i2.994

Asyifa, A., & Umam, S. (2016). Pengaruh Substitusi Abu Batu (Quarry Dust) Pada Nilai CBR Laboratorium Untuk Stabilitas Subgrade Timbunan. Semesta Teknika, 19(1), 75–79. https://doi.org/https://doi.org/10.18196/st.v19i1.1830

Ayal, M. R. (2023). Pengaruh Penambahan Pasir Gunung Terhadap Nilai CBR Tanah Lempung Pada Ruas Jalan Taeno Atas Kota Ambon. Jurnal Simentrik, 13(1), 704–710. https://doi.org/10.31959/js.v13i1.1518

Hardiyatmo, H. C. (2020). Analisis dan Perancangan Fondasi 2 (5th ed.). Gadjah Mada University Press.

Hardiyatmo, H. C. (2024). Mekanika Tanah I (8th ed.). UGM Press.

Jumbri, I., Kalalimbong, A., & Ayal, M. R. (2025). Identifikasi Karakteristik Tanah Pada Ruas Jalan Laha – Negeri Lima Pulau Ambon. Jurnal TESLINK : Teknik Sipil Dan Lingkungan, 7(1), 240–245. https://doi.org/https://doi.org/10.52005/teslink.v7i1.398

Laursen, E. M., & Toch, A. (1953). A Generalized Model Study of Scour Around Bridge Piers and Abutments.

Legono, D. (1990). Gerusan pada Bangunan Sungai.

Nisa’, K., Candra, A. I., Hanafi, M. A. A., Heru, R., & Rivianto, A. (2022). Analisa Ketahanan Geser Tanah Lempung di Wilayah Universitas Kadiri Dengan Uji Kuat Geser Langsung. Jurnal Riset Rekayasa Sipil, 6(1), 11–20. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/jrrs.v6i1.61580

Saputro, I. T., Bria, O. K., & Simanjuntak, M. (2020). Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Menggunakan Material Abu Batu Quarry PII. Jurnal Karkasa, 6(1), 6–11. https://doi.org/https://doi.org/10.32531/jkar.v6i1.213

Wahyudi, N., & Siswoyo, S. (2022). Stabilisasi Portland Cement (PC) Pada Tanah Lempung to Raise Daya Dukung Sub-Grade di Surabaya Barat. Axial : Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Konstruksi, 10(3), 111. https://doi.org/10.30742/axial.v10i3.2629

Downloads

Published

15-05-2026

How to Cite

Ilham, M. K., Kalalimbong, A., & Ayal, M. R. (2026). STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN ABU BATU PADA TANGGUL SUNGAI AIR MANIS NEGERI LAHA MALUKU TENGAH. Axial : Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Konstruksi, 14(1), 075–082. https://doi.org/10.30742/axial.v14i1.5255