Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang di Pasar Reok Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur Tahun 2020

Authors

  • Maryunus Jomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Sugeng Widodo Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Ermatry Hariani Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30742/economie.v2i1.1151

Abstract

Traditional markets are still very important centers of economic activity for some people in Indonesia. In the market, someone can distribute the products they produce for sale, with this activity the sellers can get income every day. "And this study aims to determine the four factors that affect the income of traders in Reok Market, Manggarai Regency, East Nusa Tenggara. And the variables of this study are business capital (X1), education level (X2), working hours (X3), length of business (X4), and merchant income (Y). The data analysis technique used to test the hypothesis is regression analysis with a significant level of 5%. The results of the analysis show that partially the significant variable affecting the income of Pasar Reok traders is venture capital (X1). While three other independent variables such as education level (X2), working hours (X3), and length of business (X4) partially do not have a significant effect on the income of Pasar Reok traders. For the variables of business mode, education level, working hours, and length of business simultaneously have a significant effect on the income of Pasar Reok tradersâ€.

References

Arsyad, L. (1999). Pengantar perencanaan dan pembangunan ekonomi daerah. Yogyakarta: Badan Penerbitan Fakultas Ekonomi (BPFE).

Artaman, D. M. A, dkk. (2015). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Pasar Seni Sukawati di Kabupaten Gianyar. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 4(02), 87-105.

Asmie, P. (2008). Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pendapatan pedagang pasar tradisional di Kota Yogyakarta. Jurnal NeO-Bis, 2(2), 197-210.

Blaug, M. (1947). The correlation between education and earnings: what does it signify?. Higher Education Quarterly, 1(1), 53-76.

Chintya, W. A., & Darsana, I. B. (2013). Analisis Pendapatan Pedagang di Pasar Jimbaran Kelurahan Jimbaran. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 2(6), 44618.

Danisworo, M., & Martokusumo, W. (2000). Revitalisasi Kawasan Kota Sebuah Catatan dalam Pengembangan dan Pemanfaatan Kawasan Kota. Diakses 22 November 2015 dari http://www. Urdi. Org (Urban and Regional Development Institute).

Depdiknas. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Firdausa, R. A., & Arianti, F. (2013). Pengaruh Modal Awal, Lama Usaha dan Jam Kerja Terhadap Pendapatan Pedagang Kios di Pasar Bintoro Demak. Diponegoro Journal of Economics, 2(1), 1-6.

Jaya, A. H. M. (2011). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Kaki Lima di Sekitar Pantai Losari Kota Makassar. (Skripsi Sarjana). Makassar: Jurusan Ilmu Ekonomi Feb Unhas

Lugianto, D. A. (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Kaki Lima Di Wilayah Tegalboto Jember. (Skripsi Sarjana). Jember: Jurusan Ekonomi Pembangunan Universitas Jember.

Mankiw, G. N. (2011). Principles of Economics (Pengantar Ekonomi Mikro). Jakarta: Salemba Empat.

Mariana, D., & Paskarina, C. (2006). Evaluasi Kebijakan Pengelolaan Pasar di Kota Bandung. Pusat Penelitian Kebijakan Publik dan Pengembangan Wilayah, Lembaga Penelitian Universitas Padjajaran.

Prakoso, B. (2018). Kondisi Sosial Ekonomi Kepala Keluarga Buruh Pabrik Tapioka di Desa Rukit Basuki Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2017. Jurnal Penelitian Geografi, 6(3).

Priyandika, A. N., & Woyanti, N. (2015). Analisis Pengaruh Jarak, Lama Usaha, Modal, Dan Jam Kerja Terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima konveksi (Studi Kasus Di Kelurahan Purwodinatan Kota Semarang). (Doctoral dissertation, Fakultas Ekonomika dan Bisnis). Semarang: Universitas Diponegoro. Diakses dari (onesearch.id).

Sa’dyah, C. (2009). Ekonomi 1 Kelas X SMA dan MA. BSE. Jakarta: Depertemen Pendidikan Nasional.

Simanjuntak, P. J. (2001). Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta: Lembaga Penerbit FEUI.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif dan R dan D. Bandung: CV. Alfabeta.

Sujatmiko, E. (2014). Kamus Ips, Cetakan 1. Surakarta: Aksara Sinergi Media.

Sukirni, D. (2000). Kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan deviden dan kebijakan hutang analisis terhadap nilai perusahaan. Accounting Analysis Journal, 1(2), 1-12

Sukirno, S. (2006). Teori Pengantar Ekonomi Makro. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Tambunan, T. (2002). Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia: beberapa isu penting. Jakarta: Salemba Empat.

Utami, S. S. dan Wibowo, E. (2013). Pengaruh Modal Kerja Terhadap Pendapatan Dengan Lama Usaha Sebagai Variabel Moderasi (Survei Pada Pedagang Pasar Klithikan Notoharjo Surakarta). Jurnal Ekonomi Dan Kewirausahaan, 13(2), 171-180

Widodo, S. (2005). Potensi Penyerapan Tenaga Kerja Industri Kerajinan Kulit di Kabupaten Magetan. Equilibrium Jurnal Ekonomi-Manajemen-Akuntansi, 3(8), 77-88

Downloads

Published

2020-06-29

Issue

Section

Articles