ANALISIS CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) SEBAGAI DASAR KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGES YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.30742/equilibrium.v5i3.269Abstract
Pada dasarnya analisis Capital Asset Pricing Models (CAPM) merupakan suatu model yang menjelaskan hubungan antara tingkat risiko dengan tingkat keuntungan yang diharapkan dari suatu saham. Analisis Capital Asset Pricing Models digunakan untuk mengetahui seberapa besar tingkat risiko dan tingkat keuntungan pada perusahaan Food And Beverages. Konsep analisis ini menggunakan harga pasar saham dan harga saham masing-masing perusahaan untuk menghitung tingkat risiko individu dengan menggunakan rumus beta. Sedangkan untuk mengetahui tingkat keuntungan harapan yaitu dengan memperhitungkan tingkat keuntungan bebas risiko yang dalam penelitian diwakili oleh suku bunga SBI, harga pasar saham, dan hasil perhitungan dari beta itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar kecilnya tingkat risiko dan tingkat keuntungan yang akan diperoleh dari investasi saham pada perusahaan Food And Beverages. Pada penelitian menunjulckan bahwa Capital Asset Pricing Model (CAPM), dapat digunakan untuk mengukur besar kecilnya tingkat keuntungan dan risiko masing-masing saham pada perusahaan Food and Beverage. Dilihat dari hasilperhitungan tingkat keuntungan harapan [E(Ri)] pada tabel 4.34 pada masing-masing perusahaan dapat diketahui risiko saham ((3) path perusahaan Aqua Golden Mississipi 0,039164; Multi Bintang Indonesia 0,145455; Prasidha Aneka Niaga 0,309755; Tiga Pilar Sejahtera Food 0,043672. Sedangkan tingkat keuntungan harapan pada masing masing perusahaan memiliki nilai yang negatif (-) atau tidak dapat memberikan keuntungan, yaitu pada perusahaan Ades Waters Indonesia -1,602469; Cahaya Kalbar -0,807502; Davomas Abadi -1,090179; Delta Djakarta -0,084718; Indofood Sukses Makmur -0,817343; Mayora Indah -0,328602; Sekar Laut -0,045792; Siantar Top -0,441328; Ultra Jaya Milk -0,342483. Hal ini disebabkan karena tingkat keuntungan pasar mengalami naik turun dari bulan ke bulan pada periode Desember 2007 sampai Desember 2008. hal ini menunjukkan bahwa perusahaan Food and Beverage di Indonesia mengalami perkembangan yang bagus, tetapi dengan adanya krisis financial membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan. Dari hasil diatas penulis memberikan saran agar calon investor tidak menanamkan uangnya terlebih dahulu karena pada periode tersebut kondisi pasar belum stabil. Sebaiknya investor dapat memilih alternatif lain dalam berinvestasi.References
Anoraga, Pandji dan Piji Pakarti.2006. Pengantar Pasar Modal. Edisi Revisi. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Darmadji, Tjiptono dan Hendy M. Fakhruddin. 2001. Pasar Modal Di Indonesia. Edisi Ke Dua. Jakarta: PT Salemba Empat."
Husnan, Suad. 2003. Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. Edisi Ketiga.Yogyakarta: YKPN.
Enny Pudjiastuti. 2004. Dasar-dasar Portofolio dan Analisis Sekuritas. Yogyakarta: AMP. YKPN.
Jogiyanto. 2003. Teori Portifolio dan Analisis Investasi. Edisi Ke Tiga. Yogyakarta: BPFE.
Sartono. R. Agus. 2001. Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi. Edisi Keempat. Yogyakarta: BPFE.
Sharpe, F William, Gordon J. Alexander, Jeffery V. Bailey. 2005. Investasi. Penerjemah: Pristina Hermastuti. Jilid 1. Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia.
Sunariyah. 2004. Pengantar Pengetahuan Pasar Modal. Edisi Keempat. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.
Tandelilin. Eduardus. 2001. Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio. Edisi Pertama. BPFE Yogyakarta
Downloads
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work



