PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS JEMBATAN BETON PRATEGANG MENGGUNAKAN V-GIRDER DI KECAMATAN BUSANG, KABUPATEN KUTAI TIMUR, KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.30742/axial.v11i3.3381Keywords:
Rekayasa StrukturAbstract
ABSTRAK: Jembatan Amai Benny Subianto berlokasi di Kecamatan Busang, Kabupaten Kutai timur, Kalimantan Timur. Jembatan tersebut tergolong kelas jembatan C dengan rangka baja yang memiliki panjang total 120 meter dan lebar total 4,5 meter, hanya memiliki 1 jalur. Tujuan perencanaan ulang agar jembatan tersebut menjadi kelas jemabatan B dan memiliki 2 jalur, sehingga mempermudah akses transportasi anatar desa dan mampu menambah efektivitas jarak tempuh sarana angkutan kelapa sawit. Menggunakan beton prategang dengan jenis penampang V-Girder, panjang total 120 m dengan lebar total 7. Peraturan pembebanan jembatan megacu pada SNI 1725:2016 dan peraturan perancangan beton prategang mengacu pada SNI 7388:2012. Hasil perencanaan diperoleh V-Girder dengan dimensi 2 x 1 m, membutuhkan 3 buah balok induk dengan tulangan lentur D22 – 100 mm, tulangan sengkang D13 – 100 mm. Pada bentang 50 m menggunakan 4 tendon dengan 1 tendon berisi 23 strand, bentang 35 m menggunakan 4 tendon dengan 1 tendon berisi 12 strand. Hasil perencanaan balok memanjang diperoleh dimensi 50 x 40 cm dengan tulangan lentur 5D16 mm dan 3D16 mm, tulangan sengkang 2D10 – 200 mm. Hasil perencanaan balok diafragma diperoleh dimensi 90 x 30 cm dengan tulangan lentur 6D16 mm dan 3D16 mm, tulangan sengkang 2D10 – 100 mm. Hasil abutmen diperoleh dimensi 7,8 x 7 m, penulangan kepala abutmen menggunakan tulangan lentur D22 – 50 mm dan tulangan sengkang D13 – 200 mm, penulangan konsol pendek menggunakan tulangan lentur D25 – 75 mm dan tulangan sengkang D13 – 200 mm, dan penulangan badan abutmen menggunakan tulangan lentur D25 – 50 mm dan tulangan sengkang D13 – 200 mm. KATA KUNCI : Jembatan, Perencanaan ulang, V-Girder.References
Atmojo, B., Miftahul, H., Siswoyo. 2018.
Perencanaan Ulang Struktur Jembatan
Sembayat II Gresik Menggunakan Balok
Induk Beton Prategang “V†Pada
Bentang Ke-3. Jurnal Rekayasa dan
Manajemen Konstruksi. 6(1). 44.
Batubara, S & Larno, S. 2018. Perencanaan
Jembatan Beton Prategang dengan
Bentang 24 Meter Berdasarkan Standar
Nasional Indonesia (SNI). Jurnal
Rekayasa Konstruksi Mekanika
Sipil.1(2), 45 & 60.
Direktorat Jendral Bina Marga Direktorat Bina
Progam Jalan. 1992. Brigde Management
Systeml BMS, Bagian 2 (Beban
Jembatan). Jakarta : Departement
Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Direktorat Jendral Bina Marga Direktorat Bina
Progam Jalan. 1992. Brigde Management
Systeml BMS, Bagian 6 (Perencanaan
beton struktural). Jakarta : Departement
Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Direktorat Jendral Bina Marga Direktorat Bina
Progam Jalan. 1992. Bridge Desaign
Code BDC vol. 1, (Peraturan
Perencanaan Teknik Jembatan). Jakarta :
Departement Pekerjaan Umum Republik
Indonesia.
Departemen Pekerjaan Umum. 1971. Peraturan
Beton Bertulang Indonesia (PBI 1971).
Bandung.
Departemen Pekerjaan Umum. 1987.
Perencanaan Pembebanan Jembatan
Jalan Raya. Jakarta : Badan Standarisasi
Nasional.
Departemen Pekerjaan Umum. 2004.
Perencanaan Struktur Beton untuk
Jembatan. Jakarta: Badan Standarisasi
Nasional.
Departemen Pekerjaan Umum. 2005. Standar
Pembebanan Untuk Jembatan. Jakarta :
Badan Standarisasi Nasional.
Departemen Pekerjaan Umum. 2008. Spesifikasi
Bantalan Elastomer Tipe Polos dan Tipe
Berlapis Untuk Perletakan Jembatan.
Jakarta : Badan Standarisasi Nasional.
Departemen Pekerjaan Umum. 2012. Tata Cara
Perancangan Beton Pracetak dan Beton
Prategang untuk Bangunan Gedung.
Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Departemen Pekerjaan Umum. 2013.
Persyaratan Beton Struktural untuk
Bangunan Gedung. Jakarta: Badan
Standarisasi Nasional.
Departemen Pekerjaan Umum. 2016.
Pembebanan untuk Jembatan. Jakarta:
Badan Standarisasi Nasional.
Departemen Pekerjaan Umum. 2019.
Persyaratan Beton Struktural Untuk
Bangunan Gedung dan Penjelasan.
Jakarta : Badan Standarisasi Nasional.
Hariansyah, W & Yudi, S. 2022. Perencanaan
Struktur Bangunan Atas Jembatan Leuwi
Cantik dengan Konstruksi Beton
Prategang Profil I Girder. Jurnal Momen.
(1), 38 & 48.
Lin, T.Y. 1988. Desain Struktur Beton
Prategang, Terjemahan jilid I dan II.
Jakarta : Erlangga.
Nawy, Edward. (2001). Beton Prategang Suatu
Pendekatan Dasar. Terjemahan
Bambang Suryoatmono. Jakarta:
Erlangga.
Raju, Khrisna. 1986. Beton Ptatekan
(Prestressed Concrete). Terjemahan
Suryadi. Jakarta: Erlangga.
Supriyadi, B & Agus, S. (2007). Jembatan.
Yogyakarta : Beta Offset

