PENTINGNYA PENERAPAN PRINSIP KONSISTENSI DALAM PENGAKUAN PENDAPATAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEWAJIBAN PENYAJIAN LAPORAN LABA / RUGI

Authors

  • Hartinowati Soewelo Fakultas Ekonomi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30742/equilibrium.v2i5.189

Keywords:

Metode pengakuan pendapatan, prinsip konsistensi dan penyajian laporan keuangan yang wajar

Abstract

Keputusan untuk penetapan metode pengakuan pendapatan terhadap laporan keuangan harus disesuaikan dengan kondisi perusahaan dan juga harus mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan dan Norma Pelaporan Akuntan yang kedua dari Norma Pemeriksaan Akuntan mengenai konsistensi. Prinsip Akuntansi menghendaki pemakaian prosedur-prosedur akuntansi yang sama dari waktu ke waktu dan pemakaian konsep-konsep dalam prosedur penguuuan pos-pos yang berhubungan dalam laporan keuangan untuk suatu periode tertentu. Konsistensi dapat menjadi kendala bagi perusahaan apabila terdapat data dari suatu deret waktu tidak diukur dan tidak diklasifikasikan dengan cara yang sama sehingga akan menimbulkan kesulitan dalam membuat prediksi, sekaligus menimbulkan Penyajian Laporan Keuangan yang tidak wajar.

References

Belkaoui, Alulled.1989. Teori Akuntansi. Terjemahan. Yogyakarta: AK Group Hendriksen, Eldon S. Teori Akuntansi. Edisi Keempat. Jilid Satu. Jakarta: Penerbit Erlangga

Ikatan Akuntan Indonesia. Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: Penerbit Selemba Empat.

Smith, Jay M. & K. Fred Skousen, 1989. Akuntansi Intermediate. Edisi Kesembilan, Jilid Satu, Terjemahan Jakarta: Penerbit Erlangga.

Suwardjono. 1989. Teori Akuntansi. Yogyakarta: BPFE.

Tuanakotta, Theodorus M. 1984. Teori Akuntansi. Edisi Satu. Buku Satu. Jakarta: LPFE UI.

Downloads

Issue

Section

Articles