ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENGHADAPI OTONOMI DAERAH (KASUS KABUPATEN SIDOARJO)

Authors

  • Soetanto Warsoko Fakultas Ekonomi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30742/equilibrium.v2i6.196

Keywords:

Derajat Desentralisasi Fiskal, Kebutuhan Fiskal, Kapasitas fiskal, Posisi Fiskal

Abstract

Penelitian ini membahas kemampuan keuangan daerah khususnya di Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo dalam menghadapi otonomi daerah, sebagaimana dituangkan dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Berdasarkan hasil analisis, kesiapan pemerintah Kabupaten Sidoarjo dari sisi keuangan daerah dapat dikatakan kurang slap. Dengan kata lain ketergantungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap Pemerintah Pusat sangat tinggi. Hal terse but dapat dibuktikan melalui perhitungan: Derajat desentralisasi fiskal yang dihitung dari proporsi PAD dan kemampuan PAD dalam mendanai belanja rutin daerah; kekurangan (gap) antara kapasitas fiskal dan kbutuhan fiskal serta rata-rata perubahan PAD terhadap rata-rata perubahan PDRB.

References

Mahi, Raksaka, Karyaman Muchatr, Thia, Jasmina, dan Cita Wignyoseptina, 2000,

Kebijakan Desentralisasi dalam Masa Transisi, Jakarta: LPEM UI.

Mahi, Raksaka, 2000, Prospek Desentralisasi di Indonesia Ditinjau dari Segi

Pemerataan Antar daerah dan Peningkatan Efisiensi, Jakarta: CSIS.

Reksohadiprojo, Sukanto, 2000, Ekonomi Publik, Materi Kuliah, Yogyakarta: MEP UGM.

Republik Indonesia, 2000, Nota Keuangan dan RAPBN 2000, Jakarta.

Susanti, Hera, Moh. Iksan dan Widyanti, 2000, Indikator-indikator Makroekonomi, Jakarta: FE-UI.

Downloads

Issue

Section

Articles