PERILAKU ETIS, SELF ESTEEM DAN SINISME TERHADAP TURN OVER INTENSI KELUAR AKUNTAN DI KAP SURABAYA

Authors

  • Erna Hendrawati Fakultas Ekonomi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30742/equilibrium.v7i2.295

Keywords:

Perilaku Etis, Self-Esteem, Sinisme, Intensi Keluar, Kantor Akuntan Publik

Abstract

Kantor Akuntan Publik akan mengalami kerugian apabila ada seorang akuntan yang potensial dan berpengalaman mengundurkan diri atau keluar. Penelitian adalah penelitian empiris yang meneliti faktor-faktor individual yang berhubungan dengan intensi keluar. Tujuan penelitian adalah untuk menemukan bukti-bukti empiris tentang pengaruh faktor-faktor .individual yang mempengaruhi intensi keluar. Faktor-faktor individual yang dimaksud tersebut adalah perilaku etis, self-esteem, dan sinisme. Jumlah kuesioner yang disebarkan kepada para akuntanlauditor yang bekerja pada. Kantor Akuntan Publik di Surabaya adalah sebanyak 100 buah, Kuesioner yang kembali 69 buah, 7 diantaranya tidak dapat dioleh karena 5 pengisian tidak lengkap dan 2 terlambat mengembalikan, sehingga yang dapat dioleh 62 buah..Pengolahan data jawaban responden dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh signifikan perilaku etis terhadap intensi keluar dan tidak ada pengaruh signifikan self-festeem terhadap intensi keluar. Sinisme mempengaruhi intensi keluar.

References

Husein.. Metode Penelitian dan Teknik BisnisPerilaku Eti. (2003)

Business News. Artikel Akuntansi Sumber Da Manusia. Edisi 9 April (2003).

Suprapto, J. Statistik teori dan Aplikasi. Alih, peneliti utama bidang elconomi dan Manajemen pada Badan Pusat Statistik. (2001).

Cooper, DR and CW Emory. Metode Penelitian Bisnis. Alih Bahasa E Gunawan dan Nurmawan. Jakarta. Jilid 1Edisi Kelima. (1996).

Gibson, James L., Ivancevich, John M dan Donnelly, JR James H. Organisasi, Pengaruh, Struktur, Proses. Binarupa Aksara. Jakarta. Edisi Kedelapan (1996).

Ikatan Akuntan Indonesia. Directory 2003 Kantor Akuntan Publik dan Akan Publik. Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Publik bekerjasara dengan Direktorat Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan Departemen Keuangan Republik Indonesia. Jakarta. (2003).

Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka. Jakarta. Edisi Kedelapan. (2001)

Mudrack, PE. An Investigation into The Acceptability of Workplace Behaviors of a Dubious Ethical Nature. Journal of Business Ethics, Vol. 12: 517-524.

Nunnaly, J.C. Psychometric Theory. Higstown, NJ: McGraw-Hill. (1978).

Ratnawati, Vince. Pengaruh Faktor Anteseden, Job Insecurity, Dan Konsekuensinya Terhadap Keinginan Berpindah Karyawai (Studi Empiris Pada Kan--Akuntan Publik Di Indonesia). Simposium Nasional Akuntansi IV. Bandu (2001).

Drs. Ruchyat kosasih. Auditing Prinsip dan Prosedur. Penerbit Ananda Yogyakarta, 1984.

Robbins, Stephen P. Perilaku Organisasi. Prenhallindo. Jakarta. Edisi Kedelapan. (2001).

Tumewu, James. Pengaruh Etika, Pengalaman Kerja, Sinisme Terhadap Independensi. Tesis Program Pasca Sarjana Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (Tidak dipublikasikan). (2003).

Downloads

Issue

Section

Articles