SPINA BIFIDA

Authors

  • Sie Ernawati Bagian Farmakologi FK UWKS

DOI:

https://doi.org/10.30742/jikw.v0i1.2153

Abstract

Spina bifida berarti terbelahnya arcus vertebra yang bisa melibatkan jaringan saraf di bawahnya atau
tidak. Penyebabnya adalah kegagalan penutupan tube neural dengan sempurna sehingga mempengaruhi
neural dan struktur kutaneus ectodermal yang terjadi pada hari ke 17-20 kehamilan.
Spina bifida dapat dideteksi dengan pemeriksaan AFP (alfa feto protein) pada cairan amnion atau AFP
yang diperiksa pada darah ibu hamil dan bisa juga dideteksi dengan pemeriksaan ultrasonografi. Resiko
seseorang secara spesifik dapat diketahui berdasarkan perbandingan usia kehamilan dan level AFP.
Pencegahan dapat dilakukan dengan pemberian suplemen folic acid 400 microgram / hari sebelum hamil
dan 800 microgram / hari selama kehamilan

References

Beck, F., Moffat, D.B., Davies, D.P. (1985). Human Embryology.

O’Rahilly Ronan., Muller Fabiola. ( 1992). Human Embryology & Teratology.

Wardhini, S., Rosmiati Hedi. (1995). Farmakologi dan Terapi.

Cunningham, MacDonald, Gant. (1995). Obstetri Williams.

Sjamsuhidajat, R., Wim de Jong. (1997). Buku Ajar Ilmu Bedah.

Kurtzweil Paula., (1999). How folate can help prevent birth defects. Article FDA Consumer, Diambil 13Juni 2008, dari http;//www.fda.gov/Fdac/features/796 fol.html

Sadler, T.W. (2000). Embriologi Kedokteran Langman.

Pantanowitz Liron, Sur Monalisa. (2004). Malformations Associated With Spina Bifida. The Internet Journal of Pediatrics and Neonatology.

Larsen, Hans R., ( 2005 ) Folic acid. Diambil 13 Juni 2008, dari

http;//www.pinc.com/healthnews/folate.

Downloads

Published

2022-06-22

Issue

Section

Review Article