ANALISIS NILAI TUKAR PETANI KABUPATEN JOMBANG TAHUN 2018

Markus Patiung

Abstract


 

ABSTRAK

Analisis Nilai Tukar Petani (NTP) Kabupaten Jombang Tahun 2018 bertujuan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan petani dan fluktuasi harga komoditi pertanian. Metode analisis yang digunakan adalah Analisa Deskriptif, yaitu analisa terhadap data yang bersifat kualitatif dan kuantitatif, baik data primer maupun sekunder. Nilai Tukar Petani (NTP) dihitung dengan rumus nisbah/ratio antara Indeks Harga yang Diterima Petani (Itn) dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ibn).

Hasil pemantauan dan analisis harga-harga pedesaan di 21 kecamatan di kabupaten Jombang pada tahun 2018, NTP kabupaten Jombang naik sebesar 0,07 persen dibandingkan pada tahun 2017, yaitu dari 113,92 menjadi 113,99. Kenaikan NTP pada tahun 2018 disebabkan indeks harga yang diterima petani mengalami kenaikan sebesar 2,0 persen lebih besar dari pada kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian sebesar 1,70 persen.. Selain itu kenaikan nilai tukar petani kabupaten Jombang juga dipengaruhi oleh kenaikan indeks harga pada masing-masing sub-sektor, yakni subsektor tanaman pangan sebesar 0,04 persen, tanaman hortikultura sebesar 0,05 persen, tanaman perkebunan rakyat naik sebesar 0,02 persen, peternakan naik sebesar 0,13 persen dan subsektor perikanan naik sebear 0,39 persen.

Kata Kunci : Petani, Nilai, Tukar, Analisis.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30742/jisa1822018517

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Editor Sosio Agribisnis



Didukung oleh: Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

 

Karya ini dilisensikan di bawah  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .