DARI MITOS KE MAKNA ANALISIS TRANSFORMASI DEDES DALAM AROK DEDES MENGGUNAKAN MORFOLOGI VLADIMIR PROPP

Authors

  • Agustin Linawati Universitas Negeri Semarang
  • Agustin Linawati
  • U'um Qomariyah
  • Teguh Supriyanto

Abstract

Abstract

The novel Arok Dedes by Pramoedya Ananta Toer reconstructs the mythological narrative of Ken Arok and Ken Dedes into a historically critical discourse rich in ideological significance. In traditional myth, Dedes is commonly portrayed as a passive and symbolic figure whose role is limited to legitimizing male power. In contrast, this novel presents Dedes as an active, reflective, and strategic subject within the dynamics of power. This article aims to analyze the transformation of Dedes from myth to meaning through Vladimir Propp’s morphological approach.

By mapping Propp’s narrative functions within the structure of Arok Dedes, particularly those related to actantial roles such as the princess, donor, and dispatcher, this study reveals a significant shift and expansion of Dedes’s narrative functions. She is no longer positioned merely as an object of the narrative but emerges as an agent of change who influences the direction of conflict and resolution. Employing a library research method with a structural and qualitative literary analysis approach, this study finds that Pramoedya Ananta Toer deconstructs traditional myth by modifying narrative functions, especially those associated with female characters, thereby positioning Dedes as a center of historical consciousness and power relations.

Keywords: Arok Dedes, morphological approach, transformation

 

Abstrak

Novel Arok Dedes karya Pramoedya Ananta Toer merekonstruksi kisah mitologis Ken Arok dan Ken Dedes menjadi narasi historis-kritis yang sarat dengan muatan ideologis dan kesadaran sejarah. Dalam mitos tradisional, tokoh Dedes kerap diposisikan sebagai figur pasif, simbolik, dan sakral yang berfungsi sebagai legitimasi kekuasaan laki-laki. Namun, dalam novel ini, Dedes mengalami transformasi signifikan menjadi subjek yang aktif, reflektif, dan strategis dalam dinamika kekuasaan. Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi tokoh Dedes dari ranah mitos menuju pembentukan makna melalui pendekatan morfologi cerita Vladimir Propp.

Analisis dilakukan dengan memetakan fungsi-fungsi naratif Propp dalam struktur cerita Arok Dedes, terutama fungsi-fungsi yang berkaitan dengan peran aktan seperti putri, donor, dan dispatcher. Hasil pemetaan menunjukkan adanya pergeseran dan perluasan fungsi naratif yang dialami tokoh Dedes, dari objek narasi menjadi agen perubahan yang turut menentukan arah konflik dan resolusi cerita. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan pendekatan struktural dan analisis sastra kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Pramoedya Ananta Toer secara sadar mendekonstruksi struktur mitos lama dengan memodifikasi fungsi-fungsi naratif, khususnya dalam representasi tokoh perempuan, sehingga Dedes tampil sebagai pusat kesadaran sejarah, ideologi, dan relasi kekuasaan.

Kata kunci: Arok Dedes, Pendekatan Morfologi, transformasi

Downloads

Published

2026-02-27