Identifikasi Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.30742/tpd.v4i2.2618Keywords:
Bahan Ajar, Kearifan LokalAbstract
Internalisasi nilai[1]nilai kearifan lokal yang semestinya dimiliki oleh anak-anak Kearifan local merupakan ciri khas suatu daerah atau wilayah tertentu yang memiliki nilai kebudayaan, berkembang dengan lingkup local dari generasi ke generasi berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahan ajar berbasis kearifan local di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru SDN 192 Kota Pekanbaru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulanbangsa masih bersifat parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru di SDN 192 Kota Pekanbaru masih Menggunakan bahan ajar dari penerbit pemerintah. Matari yang dimuat dalam buku tersebut masih bersifat umum. Guru mengalami kesulitan dalam mengembangkan bahan ajar berbasis kearifan local karena minimnya pengetahuan guru tentang teknologi informasi computer serta waktu yang memadai. Guru suda berusaha menyisipkan nilai-nilai kearifan local melalui ucapan lisan.
References
Ahma. (2017). Kearifan Lokal Dan Pendidikan IPS: Studi Peduli Lingkungan Dalam Hutan Larangan Masyarakat Adat Kampar. Sosio Didaktika: Social Science Education Journal, 4.
Apriliya D, R. (2016). Penerapan Strategi Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal Pada Mata Pelajaran IPS Di SDN Duduklor Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan. Jurnal Seminar Nasional Pendidikan.
Hidayat, D. (2017). Kearifan Lokal Ulun Lampung PR Budaya Melalui Pendekatan Etnografi PR. Jurnal Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Imformatika, 4(4).
Lisanul Uswah Sadieda, B. W., Kirana, R. D., Kamaliyyah, S., & Arsyavina, V. (2022). Implementasi Model Blended Learning Pada Pembelajaran Matematika Berbasis Kurikulum Merdeka. JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika), 7.
Nafia Wafiqni, M.Pd.; Siti Nurani, S. P. (2021). Model Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan Lokal. AL-BIDAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 10.
Ningrum Melihayatri, Z. H. R. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Riau Untuk Siswa Kelas Iv Sekolah Dasar Pekanbaru. Journal of Elemantary School (JOES), 4.
Noviana, E. dkk. (n.d.). Siak Culture on Local Wisdom-Based Teaching in Primary School: A Preliminary Study. Advance Science Letters.
Sularso. (2016). Revitalisasi Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 1.
Suswandari. (2016). Pemahaman Sejarah, Budaya Dan Kearifan Lokal Etnik Betawi Pada Guru Sekolah Dasar Di Wilayah DKI Jakarta. Prosiding Kolokium Doktor Dan Seminar Hasil Penelitian Hibah.
Zainal Fuad, Misabah Sri Hartini, dan Z. (2018). Identifikasi Kearifan local Kalimantan Selatan Sebagai Sumber Belajar Fisika Kelas X. Seminar Nasional Pendidika. Banjarmasin.
Zinnurain., & Muzanni, A. (2017). Pengembangan Buku Ajar Berbasis Kearifan Lokal pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah IKIP Mataram, 4(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Trapsila Journal and Research Institutions and Community Service, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, University of Wijaya Kusuma Surabaya as publisher of the journal.