Pengaruh Biaya Produksi Terhadap Pendapatan Petani Ubi Jalar Dengan Produktivitas Sebagai Variabel Mediasi

Authors

  • Abid Asjat Utomo Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Keywords:

biaya produksi, pendapatan petani, ubi jalar, produktivitas, SmartPLS

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan petani ubi jalar
dengan produktivitas sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan di wilayah sentra produksi ubi jalar
dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 50 petani ubi jalar yang dipilih menggunakan
teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dan wawancara
langsung. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLSSEM) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi
berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas dengan koefisien jalur sebesar 0,463 (T-statistik
= 5,133, p-value < 0,001) dan berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan petani dengan koefisien
jalur 0,329 (T-statistik = 4,427, p-value < 0,001). Produktivitas juga terbukti berpengaruh signifikan
terhadap pendapatan petani dengan koefisien jalur 0,634 (T-statistik = 12,035, p-value < 0,001). Uji efek
tidak langsung menunjukkan bahwa produktivitas memediasi secara signifikan hubungan antara biaya
produksi dengan pendapatan petani dengan koefisien tidak langsung sebesar 0,293 (T-statistik = 5,335, pvalue < 0,001). Hasil ini mengindikasikan bahwa peningkatan biaya produksi yang dikelola secara tepat
mampu meningkatkan produktivitas dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan petani. Nilai outer
loading dan uji reliabilitas seluruh konstruk memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas dengan composite
reliability di atas 0,90.

References

Abdullah, A., Nirmalasari, N., & Ilsan, M. (2025). Kausalitas Pupuk Bersubsidi dan

Produktivitas Terhadap Pendapatan dan Kesejahteraan Petani. Wiratani: Jurnal

Ilmiah Agribisnis, 8(1), 11–21.

Ghozali, I., & Latan, H. (2015). Partial Least Squares: Konsep, Teknik dan Aplikasi

Menggunakan Program SmartPLS 3.0,-2/E.

Hair, J. F., Risher, J. J., Sarstedt, M., & Ringle, C. M. (2019). When to use and how to

report the results of PLS-SEM. European Business Review, 31(1), 2–24.

Izati, A. W. N. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani

tanaman pangan (Studi kasus petani padi Kecamatan Singosari, Kabupaten

Malang, Jawa Timur). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 4(2).

Khotimah, H., & Nurmalina, R. (2012). Pendapatan dan Efisiensi Teknis Usahatani Ubi

Jalar di Jawa Barat: Pendekatan Stochastic Frontier. Forum Agribisnis:

Agribusiness Forum, 2(2), 141–160.

Lubis, D., & Indrawati, I. R. (2017). Analisis pendapatan petani penggarap dengan akad

muzara’ah dan faktor yang mempengaruhinya. Maqdis: Jurnal Kajian Ekonomi

Islam, 2(1), 1–19.

Nauly, D. (2022). Analisis Pendapatan Usahatani Ubi Jalar di Desa Pakembangan

Kecamatan Mandirancan Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Jurnal Agrica.

Ningsih, T., & Efendi, M. (2021). Pengaruh Biaya Produksi dan Produktivitas terhadap

Pendapatan Petani Sayuran di Kabupaten Malang. AGRARIS: Journal of

Agribusiness and Rural Development Research, 7(2), 168–179.

https://doi.org/https://doi.org/10.18196/agraris.v7i2.11624

Ramayah, T., Cheah, J., Chuah, F., Ting, H., & Memon, M. A. (2018). Partial least

squares structural equation modeling (PLS-SEM) using smartPLS 3.0. An

Updated Guide and Practical Guide to Statistical Analysis, 1(1), 1–72.

Setyoreni, M. D., & Ariffin, A. (2023). Kajian Dampak Perbedaan Unsur Iklim terhadap

Produktivitas Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) pada Dataran Tinggi dan Dataran

Rendah. Plantropica: Journal of Agricultural Science, 8(2), 159–172.

Sugiyono, P. D. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. ALFABETA,

Cv.

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Utomo, A. A. (2026). Pengaruh Biaya Produksi Terhadap Pendapatan Petani Ubi Jalar Dengan Produktivitas Sebagai Variabel Mediasi. Prosiding Seminar Nasional Agrifuture, 1(1), 1–7. Retrieved from http://journal.uwks.ac.id/agrifuture/article/view/5788