Peranan Perlindungan Tanaman Ramah Lingkungan Dalam Mendukung Pertanian Organik

Authors

  • Ageng Ayu Lestari Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Wardah Oryza Indrawan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Achmadi Susilo Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Keywords:

Pertanian organik, perlindungan tanaman, OPT, PHT

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengkaji peran perlindungan tanaman dalam mendukung pertanian organik,
bentuk implementasinya, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapannya. Pendekatan
metode melalui studi literatur dengan memanfaatkan berbagai sumber referensi, seperti artikel jurnal, buku,
dan laporan penelitian yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam
bentuk narasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa perlindungan tanaman berperan penting dalam menjaga
produktivitas tanaman, mengurangi kehilangan hasil akibat serangan OPT, dan mendukung keberlanjutan
pertanian organik. Implementasi perlindungan tanaman dilakukan melalui penerapan Pengendalian Hama
Terpadu (PHT), penggunaan pestisida nabati, pemanfaatan musuh alami, penanaman refugia, rotasi
tanaman, serta sanitasi lahan. Keberhasilan penerapannya didukung oleh ketersediaan sumber daya hayati,
pengetahuan petani, dan dukungan teknologi, sedangkan keterbatasan informasi dan sarana pendukung
masih menjadi kendala.

References

Altieri, M.A., & Nicholls, C.I. (2020). Agroecology and the Design of Climate ChangeResilient Farming Systems. Agronomy for Sustainable Development, 40(3), 1–15.

Arifin, M. 2012. “Pengendalian Hama Terpadu: Pendekatan Dalam Mewujudkan

Pertanian Organik Rasional.” Iptek Tanaman Pangan 7(2): 98–107.

Budi, G.,P. 2021. “Various Aspects of Eco-Friendly Plant Pest Organism Management,

An Effort to Support Sustainable Agriculture.” Seminar Nasional FPP UMP 2: 31–

38. https://conferenceproceedings.ump.ac.id/pspfs/article/view/163/143.

Eilenberg, J., Hajek, A., & Lomer, C. (2018). Suggestions for Unifying the Terminology

in Biological Control. BioControl, 63(2), 261–267.

FAO. (2022). Organic Agriculture and Integrated Pest Management. Rome: Food and

Agriculture Organization of the United Nations.

Pimentel, D., & Burgess, M. (2014). Environmental and Economic Costs of the

Application of Pesticides Primarily in the United States. In Integrated Pest Management. Springer.

Regnault-Roger, C., Vincent, C., & Arnason, J.T. (2012). Essential Oils in Insect Control:

Low-Risk Products in a High-Stakes World. Annual Review of Entomology, 57, 405–

424.

Susilo, A. 2006. Dasar-dasar Proteksi Tanaman. Kajian dari Aspek Entomologi. UWK

Press 122 hal.

Sutriadi, M.T., Elisabeth S.H., Sri Wahyuni, dan Anicetus W. 2020. “Pestisida Nabati:

Prospek Pengendali Hama Ramah Lingkungan.” Jurnal Sumberdaya Lahan 13(2):

89. doi:10.21082/jsdl.v13n2.2019.89-101.

Untung, K. 2006. Pengantar Pengelolaan Hama Terpadu (edisi ke 2). Gadjah Mada

University Press.

Willer, H., Schlatter, B., Trávníček, J., Kemper, L., & Lernoud, J. (2024). The World of

Organic Agriculture: Statistics and Emerging Trends 2024. FiBL & IFOAM

Organics International.

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Lestari, A. A., Indrawan, W. O., & Susilo, A. (2026). Peranan Perlindungan Tanaman Ramah Lingkungan Dalam Mendukung Pertanian Organik. Prosiding Seminar Nasional Agrifuture, 1(1), 19–24. Retrieved from http://journal.uwks.ac.id/agrifuture/article/view/5790