Adopsi Biogas Rumah Tangga Berbasis Circular Economy untuk Peningkatan Ekonomi Desa yang Ramah Lingkungan

Authors

  • Andrie Kisroh Sunyigono Universitas Trunodjoyo Madura
  • Sri Ratna Triyasari Universitas Trunodjoyo Madura
  • Khamdi Mubarok Universitas Trunodjoyo Madura

Keywords:

adopsi, biogas rumah tangga, bioslurry, circular economy, ekonomi desa

Abstract

Peternakan sapi rakyat menghasilkan limbah ternak yang belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai sumber
daya produktif, sementara rumah tangga pedesaan masih menghadapi beban biaya energi untuk memasak.
Biogas rumah tangga menawarkan peluang untuk mengubah kotoran sapi menjadi energi bersih dan
bioslurry dalam kerangka ekonomi sirkular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adopsi biogas
rumah tangga berbasis circular economy sebagai strategi peningkatan ekonomi desa yang ramah
lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan dukungan triangulasi dari
pemilik biogas. Data primer dikumpulkan melalui survei terstruktur terhadap 90 rumah tangga non-pemilik
biogas dan 9 rumah tangga pemilik biogas di beberapa kecamatan di Kabupaten Pamekasan, Madura. Data
dianalisis menggunakan frekuensi, persentase, rata-rata, median, dan perbandingan deskriptif antara calon
pengguna dan pengguna aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 25,6% responden non-pemilik
biogas yang tertarik berinvestasi, sedangkan 74,4% tidak tertarik. Motif utama investasi adalah
pengurangan biaya LPG, sedangkan hambatan dominan adalah biaya investasi awal yang tinggi, diikuti
keterbatasan lahan dan kekhawatiran operasional. Triangulasi terhadap pemilik biogas menunjukkan
kinerja operasional positif karena seluruh pemilik masih menggunakan biogas dengan rata-rata penggunaan
4,17 jam per hari, dan bioslurry sebagian besar dimanfaatkan sebagai pupuk. Penelitian ini menyimpulkan
bahwa tantangan utama adopsi biogas rumah tangga bukan pada kegagalan teknologi, melainkan
keterbatasan akses awal terhadap teknologi. Skema pembiayaan terjangkau, pendampingan teknis, desain
digester yang sesuai, dan pengembangan pasar bioslurry diperlukan untuk memperkuat pembangunan desa
berbasis ekonomi sirkular.

References

Aboagye, I. A., Valappil, G., Dutta, B., Imbeault-tétreault, H., & Ominski, K. H. (2024).

An assessment of the environmental sustainability of beef production in Canada.

2014(Crsb 2016), 221–240.

Anissa, S., Maxensius, T. S., Handoyo, F. W., Farandy, A. R., Silalahi, M., Suardi, I.,

Inayah, I., Nurjati, E., Sharma, S., Laan, T., & McCulloch, N. (2025). Indonesia ’ s

Next Cooking Transition: Shifting to non-fossil cooking (Issue December).

Anita V., S., Ashlinn, Q., Katherine L., D., Kendra N., W., Omar, M., Dana, C., & Darby,

J. (2020). Everybody Stacks: Lessons from household energy case studies to inform

design principles for clean energy transitions. HHS Public Access, 141(1), 139–148.

https://doi.org/10.1016/j.enpol.2020.111468.Everybody

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2024). Populasi Ternak Menurut

Kabupaten/Kota dan Jenis Ternak di Provinsi Jawa Timur (ekor), 2022.

https://jatim.bps.go.id/id/statisticstable/3/UzJWaVUxZHdWVGxwU1hSd1UxTXZlbmRITjA1Q2R6MDkjMw%3D

%3D/populasi-ternak-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-ternak-di-provinsi-jawatimur--ekor---2022.html?year=2022&utm_source=chatgpt.com

Council of Engineers for the Energi Trasition. (2023). Issue brief: Small-Scale Biogas for

Clean Cooking-A Cost-Effective Technology to Tackle Climate Change and Achieve

SDGS.

Jha, N. K., & Lohani, S. P. (2025). Understanding household biogas failures in Nepal: A

socio-technical failure mode analysis. Cleaner and Responsible Consumption,

19(September), 100335. https://doi.org/10.1016/j.clrc.2025.100335

Lohani, S. P., Shrestha, P., Jeuland, M., & Kammen, D. (2025). Sustainability and

contribution of household biogas plants to energy transition in Nepal. Scientific

Reports, 15(1), 1–14. https://doi.org/10.1038/s41598-025-24615-2

Mahmud. (2015). Analisis Tekno Ekonomi Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga

Anaerobik Biogas Dengan Pemanfaatan Kotoran Sapi Di Desa Galang. Jurnal

ELKHA, 7(2).

Mapantsela, Y., Mukumba, P., Obileke, K. C., & Lethole, N. (2024). Portable Biogas

Digester: A Review. Gases, 4(3), 205–223. https://doi.org/10.3390/gases4030012

Melas, L., Batsioula, M., Malamakis, A., Patsios, S. I., Geroliolios, D., Alexandropoulos,

E., Skoutida, S., Karkanias, C., Dedousi, A., Kritsa, M., Sossidou, E. N., & Banias,

G. F. (2023). Circular Bioeconomy Practices in the Greek Pig Sector : The

Environmental Performance of Bakery Meal as Pig Feed Ingredient.

Mukonza, C., & Leach, M. (2025). Scaling Up Biogas for Cooking Review of the Current

State of Biogas Technologies and Their Role in Multi-Fuel Clean Cooking Strategies

in Selected African and Asian Countries. www.mecs.org.uk

Nugroho, T. R. D. A., Firdaus, M. W., & Hayati, M. (2025). The Impact of Biogas

Adoption on Household Food Security among Livestock Farmers. Indonesian

Journal of Social Research (IJSR), 7(2), 205–216.

https://doi.org/10.30997/ijsr.v7i2.633

Ramadhani, D., & Firmanda, S. A. (2026). Does Biogas Adoption Increase Food Security

Insight from Livestock Farmers in East Java. Journal of Sustainab Ility Science and

58 (Prosiding Seminar Agrifuture: Integrasi Keberlanjutan dan Inovasi Pertanian)

Management, 21(3), 527–539.

Situmeang, R., Mazancová, J., & Roubík, H. (2022). Technological, Economic, Social

and Environmental Barriers to Adoption of Small-Scale Biogas Plants: Case of

Indonesia. Energies, 15(14). https://doi.org/10.3390/en15145105

Yudi, A., & Teguh, S. (2025). Benefits of Biogas as a Renewable Energy Source in

Supporting Sustainable Development Goals (SDGs) in the KPSP Setia Kawan

Region, Pasuruan, Indonesia. Agricultural Science, 8(2), 170–198.

https://doi.org/10.55173/agriscience.v8i2.159

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Sunyigono, A. K., Triyasari, S. R., & Mubarok, K. (2026). Adopsi Biogas Rumah Tangga Berbasis Circular Economy untuk Peningkatan Ekonomi Desa yang Ramah Lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Agrifuture, 1(1), 47–58. Retrieved from http://journal.uwks.ac.id/agrifuture/article/view/5794