PENDIDIKAN LITERASI DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERTANIAN DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI AGRIBISNIS BERKELANJUTAN DI KABUPATEN PASURUAN
Keywords:
literasi digital, sumber daya manusia pertanian, transformasi agribisnis, pertanian berkelanjutan, AHPAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi literasi pertanian, mengidentifikasi tantangan pengembangan
sumber daya manusia pertanian, dan merumuskan strategi prioritas transformasi agribisnis berkelanjutan di
Kabupaten Pasuruan. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods melalui survei lapangan,
wawancara pakar, studi literatur, dan Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa literasi dasar dan teknis budidaya petani berada pada kategori cukup, sedangkan literasi digital,
literasi finansial, dan pemanfaatan pasar digital masih rendah. Hasil pembobotan AHP menunjukkan bahwa
pelatihan literasi digital petani kopi merupakan strategi prioritas utama dengan bobot 0,298, diikuti
pengembangan platform digital pemasaran kopi (0,254), penguatan kemitraan digital antar stakeholder
(0,184), penguatan sistem informasi rantai pasok kopi (0,153), dan smart farming berbasis Internet of
Things (IoT) (0,111). Temuan penelitian menegaskan bahwa transformasi agribisnis berkelanjutan harus
dimulai dari pembangunan kapasitas SDM melalui pendidikan literasi digital yang terintegrasi dengan
penguatan kelembagaan petani, pemasaran digital, dan kolaborasi pentahelix. Penelitian ini menghasilkan
Model Transformasi Agribisnis Berkelanjutan Berbasis Literasi Digital Petani sebagai kerangka strategis
pembangunan pertanian modern di Kabupaten Pasuruan.
References
Aker, J. C., & Blumenstock, J. (2024). The economic impacts of digital agriculture in
developing countries. World Development, 178, 106524.
FAO. (2023). Digital Agriculture Transformation Framework. Rome: Food and
Agriculture Organization.
Haryanto, T., Nugroho, A., & Wibowo, D. (2024). Literasi digital petani dalam
mendukung transformasi agribisnis. Jurnal Agribisnis Indonesia, 12(2), 155–169.
Kementerian Pertanian RI. (2024). Statistik Pertanian Indonesia 2024. Jakarta.
Klerkx, L., Jakku, E., & Labarthe, P. (2024). A review of digital agriculture innovation
systems. Agricultural Systems, 215, 103914.
Pretty, J. (2023). Regenerative agriculture and sustainable food systems. Agricultural
Systems, 204, 103562.
Rahmawati, I., Suryani, N., & Kurniawan, D. (2024). Penguatan kelembagaan petani
melalui pendekatan pentahelix. Jurnal Penyuluhan, 20(1), 11–26.
Rogers, E. M. (2022). Diffusion of Innovations (6th ed.). New York: Free Press.
Rose, D. C., Wheeler, R., Winter, M., Lobley, M., & Chivers, C. A. (2024). Agriculture
4.0 and digital transformation. Journal of Rural Studies, 108, 45–57.
World Bank. (2024). Digital Development and Agricultural Transformation. Washington
DC.
Yustika, A. E. (2023). Ekonomi Kelembagaan Pertanian Indonesia. Jakarta: LP3ES.

