Pengaruh Interval Penyiraman Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Tanaman Okra (Abelmoschus esculentus .L)

Authors

  • Dhea Ayu Maharani Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Keywords:

Okra (Abelmoschus esculentus .L), Interval Penyiraman, Varietas Green Gombo, Varietas Red Gombo, Pertumbuhan Tanaman

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pengaruh interval penyiraman terhadap
pertumbuhan dan hasil dua varietas tanaman okra (Green Gombo dan Red Gombo) melalui pendekatan
studi literatur sistematis. Data diperoleh dari jurnal ilmiah nasional dan internasional yang telah melalui
proses penelaahan sejawat (peer-reviewed) dan dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan
bahwa perbedaan varietas berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter vegetatif meliputi tinggi tanaman,
jumlah daun, dan diameter batang, serta parameter generatif berupa jumlah buah per tanaman. Okra hijau
(Green Gombo) secara konsisten menunjukkan pertumbuhan vegetatif dan produktivitas buah yang lebih
unggul dibandingkan okra merah (Red Gombo), yang disebabkan oleh kemampuan adaptasi genetik yang
lebih tinggi terhadap kondisi lingkungan setempat. Perlakuan interval penyiraman memengaruhi
pertumbuhan tinggi tanaman terutama pada fase vegetatif, di mana penyiraman satu hari sekali
menghasilkan pertumbuhan paling optimal karena ketersediaan air yang kontinu mendukung turgor sel dan
pemanjangan batang. Terdapat interaksi nyata antara interval penyiraman dan varietas, yang
mengindikasikan bahwa setiap varietas memiliki mekanisme adaptasi yang berbeda terhadap ketersediaan
air. Dapat disimpulkan bahwa faktor varietas merupakan penentu utama pertumbuhan dan hasil tanaman
okra, sementara interval penyiraman yang tepat berperan penting sebagai faktor pendukung untuk
memaksimalkan produktivitas.

References

Arifiana, N. B., Soeparjono, S., & Avivi, S. (2020). Peningkatan Produksi dan Kualitas

Benih Okra (Abelmoschus esculantus L. Moench) Menggunakan Aplikasi Fosfor

dan GA3. Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences, 4(2), 154–163.

https://doi.org/10.25047/agriprima.v4i2.360

Behera, A., Mohanty, A., Tripathy, P., Sarkar, S., Dhar, S., Parida, A. K., Mishra, K.,

Pradhan, S. S., & Lakra, G. (2025). Assessment of genetic variability and trait

association in okra (Abelmoschus esculentus L. Moench). Journal of Advances in

Biology & Biotechnology, 28(6), 431–447.

https://doi.org/10.9734/jabb/2025/v28i62409

Sinaga, R., Meiriani, & Lahay, R. R. (2023). Karakteristik pertumbuhan tanaman okra

(Abelmoschus esculentus L. Moench) dengan media tanam dan interval penyiraman

yang berbeda. Jurnal Agroteknologi, 11(2), 13–17.

https://talenta.usu.ac.id/joa/article/view/14573

Sofiani, E., & Nurahmi, E. (2020). Pengaruh dosis kompos dan pemangkasan terhadap

pertumbuhan dan hasil tanaman okra (Abelmoschus esculentus L. Moench). Jurnal

Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 4(1), 160–168.

https://doi.org/10.17969/jimfp.v4i1.10340

Tuli, N. A., & Pembengo, W. (2019). Tingkat interval waktu pemberian air terhadap

pertumbuhan dan hasil tanaman okra (Abelmoschus esculentum L.) varietas Naila

IPB [Skripsi, Universitas Negeri Gorontalo].

136 (Prosiding Seminar Agrifuture: Integrasi Keberlanjutan dan Inovasi Pertanian)

https://repository.ung.ac.id/get/karyailmiah/4742/Tingkat-Interval-WaktuPemberian-Air-Terhadap-Pertumbuhan-dan-Hasil-Tanaman-Okra-Abelmoschusesculentum-L-varietas-Naila-IPB.pdf

Downloads

Published

2026-08-13

How to Cite

Maharani, D. A. (2026). Pengaruh Interval Penyiraman Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Tanaman Okra (Abelmoschus esculentus .L). Prosiding Seminar Nasional Agrifuture, 1(1), 129–136. Retrieved from http://journal.uwks.ac.id/agrifuture/article/view/5806