Studi Survei Penerapan Pengelolaan Limbah Organik di Poktan Pilang Makmur Surabaya
Keywords:
limbah organik, kompos, daun kering, pengelolaan sampahAbstract
Peningkatan sampah organik rumah tangga menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang banyak
dijumpai di wilayah perkotaan. Limbah organik seperti daun kering, sisa sayuran, kulit buah, dan sisa
makanan sering kali belum dimanfaatkan secara optimal sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran
lingkungan. Salah satu alternatif pengelolaan limbah organik yang dapat diterapkan adalah pengomposan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sumber limbah organik serta pemanfaatannya menjadi kompos
pada Kelompok Tani Pilang Makmur Surabaya. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan
deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan anggota kelompok tani, dan partisipasi
langsung dalam kegiatan berkebun serta kegiatan sosial kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sumber limbah organik utama berasal dari daun kering di sekitar area kelompok tani dan sampah organik
rumah tangga berupa sisa sayuran, kulit buah, dan sisa makanan. Limbah tersebut dimanfaatkan sebagai
bahan baku kompos melalui proses pengomposan sederhana yang dilakukan secara mandiri oleh anggota
kelompok. Pemanfaatan limbah organik menjadi kompos memberikan manfaat berupa pengurangan
volume sampah, peningkatan kesuburan tanah, serta penyediaan pupuk organik untuk mendukung kegiatan
budidaya tanaman. Kegiatan pengomposan yang dilakukan Kelompok Tani Pilang Makmur menunjukkan
bahwa pengelolaan limbah organik berbasis masyarakat dapat menjadi solusi yang efektif dalam
mendukung pertanian berkelanjutan dan menjaga kualitas lingkungan.
References
Alfidyah, M. (2025). Pemanfaatan Limbah Pertanian sebagai Media Alternatif untuk
Pembibitan Tanaman Hortikultura Berbasis Ramah Lingkungan. Jurnal
Agroteknologi Indonesia, 1(1), 1–9.
Haryanta, D., & Widya, S. A. (2024). Liquid Organic Fertilizer ( LOF ) as a Waste
Processing Strategy to Support Increasing Crop Production : A Review. Journal of
Applied Plant Technology (JAPT), 3(2), 106–119.
Herawati, J., Widya, S. A., & Tojibatus, T. (2025). Liquid Organic Fertilizer Application
Test on the Early Growth of Ginger Plants ( Zingiber officinale ). Journal of Applied
Plant Technology, 4(2), 120–129.
Prasetyo, T., Manurung, N. E. P., Africano, F., Desiana, L., Evelina, Dewantara, B.,
Hermialingga, S., Burhan, A., Nugraha, Y. A., Adha, U., Cahya, G., Nadeak, E.,
Kurniawan, E., & Yahya, M. A. (2023). Penyuluhan tentang sampah organik dan
anorganik, pemilahan sampah, serta pengolahannya. Communnity Development
Journal, 4(6), 13495–13500.
Septiani, F., Afwina, T. L., Dona, Y. R., & Fevria, R. (2022). Pembuatan Kompos dari
Daun Kering dengan Menggunakan Bantuan EM4 dan Gula Pasir. Prosiding
SEMNAS BIO 2022, 426–435.
Susetyaningsih, A., & Awalludin, T. (2026). Evaluasi Kinerja Infrastruktur Pengelolaan
Sampah Di Pusat Kota Garut. Jurnal Kontruksi, 24, 1016–1025.
https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.24-1.3041
Utomo, P. B., & Nurdiana, J. (2018). EVALUASI PEMBUATAN KOMPOS ORGANIK
DENGAN MENGGUNAKAN METODE HOT COMPOSTING. Teknik
Lingkungan Universitas Mulawarman, 2, 28–32.
Wahyuni, M., Kokoh, R., & Haryo, P. (2024). Analisis Timbulan dan Komposisi Sampah
Permukiman sebagai Upaya Minimalisasi Timbulan Sampah Menuju Zero Waste di
RW 5 Jambangan Surabaya. Jurnal Teslink : Teknik Sipil Dan Lingkungan, 6(2),
273–281.
Widya, S. A., Johana, M., Bafiqi, P., Setiawan, D., & Bahiz, H. (2026). Uji Bioaktivator
MOL dan EM4 dalam Fermentasi Pupuk Kandang Sapi terhadap Pertumbuhan Awal
Tanaman Jahe ( Zingiber officinale ) Evaluation of MOL and EM4 Bioactivators in
the Fermentation of Cow Manure on the Early Growth of Ginger ( Zingiber
officinale ). Agrocentrum, 4(1), 51–57.
Widya, S. A., Johana Pakula Bafiqi, M., Widya Inti, R., Setiawan, D., & Bahiz Mahdani,
H. (2025). Pendampingan Penggunaan Mesin Pencacah Limbah Organik dan
Pengelolaannya Sebagai Kompos dan Pupuk Organik Cair (POC) di Kelompok Tani
Surabaya. Agricultural-Animal Sciense Innovation and Empowerment Journal,
01(01), 33–41.

