Valuasi Ekonomi Jasa Penyerapan Karbon (Carbon Sequestration) oleh Ekosistem Sawah di Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, Sidoarjo

Authors

  • Fariz Azta Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Markus Patiung Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Savitri Winawati Hidayat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Keywords:

ekosistem sawah, penyerapan karbon, biomassa, karbon organik tanah, CO₂ ekuivalen, valuasi ekonomi, jasa lingkungan

Abstract

Ekosistem sawah tidak hanya berperan sebagai kawasan produksi pangan, tetapi juga sebagai sistem penting dalam
penyerapan karbon. Meskipun demikian, nilai ekonomi dari jasa lingkungan tersebut masih jarang dihitung pada
tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung biomassa segar dan biomassa kering tanaman padi sebagai
faktor penyerapan karbon, mengestimasi kapasitas penyerapan karbon ekosistem sawah, serta menentukan nilai
ekonomi jasa penyerapan karbon di Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini
menggunakan pendekatan biofisik yang dikombinasikan dengan valuasi harga pasar. Data primer diperoleh melalui
pengambilan sampel rumpun padi di lapangan dan analisis tanah di laboratorium. Sampel biomassa dikeringkan
menggunakan oven pada suhu 70°C selama 3 jam, sedangkan kandungan karbon organik tanah dianalisis dengan
metode Walkley-Black. Stok karbon dikonversi menjadi setara CO₂ menggunakan faktor stoikiometri IPCC sebesar
44/12, kemudian dikalikan dengan harga rata-rata karbon sebesar Rp57.028 per ton CO₂-eq berdasarkan IDX Carbon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa biomassa segar mencapai 98,22 ton/ha/musim, sedangkan biomassa kering
sebesar 40,60 ton/ha/musim. Total penyerapan karbon mencapai 56,97 ton C/ha/musim atau setara dengan 209,08 ton
CO₂-eq/ha/musim. Nilai ekonomi jasa penyerapan karbon diperkirakan sebesar Rp11.913.332/ha/musim atau
Rp15.734.390/ha/tahun. Pada total lahan sawah produktif seluas 9,5 hektare, nilai ekonomi tahunan mencapai Rp
149.476.706 per tahun. Temuan ini menunjukkan bahwa ekosistem sawah memiliki nilai ekonomi lingkungan yang
signifikan selain fungsi utamanya sebagai penghasil pangan

References

Achmad, M., Labida, L., & Djuarsa, F. F. (2025). Valuasi Ekologis terhadap Alih Fungsi Lahan

Sawah di Kabupaten Bandung , Jawa Barat Ecological Valuation of Rice Field Land

Conversion in Bandung Regency , West Java, 11, 4099–4111.

Adimas, L., Zayadi, H., & Prasetyo, H. D. (2023). Estimasi Stok Karbon Di Precet Kawi Forest

Wilayah Resort Pemangkuan Hutan Wagir KPH Malang. Jurnal SAINS ALAMI (Known

Nature), 6(1), 08–16. https://doi.org/10.33474/j.sa.v6i1.12945

Applicable, G. M., Categories, M. L., Guidelines, I., Greenhouse, N., & Inventories, G. (2006).

181

CHAPTER 2 GENERIC METHODOLOGIES APPLICABLE TO MULTIPLE LAND-, 1–

59.

Arifin, Z., Bertham, Y. H., & Putranto, A. M. H. (2025). Carbon Sequestration Dynamics in The

Above Ground Biomass on Reclaimed Land : a Coupled Ecological-Economic Assessment

in Indonesia, 2025(4), 360–369.

BPS Sidoarjo. (2024). kecamatan Tarik Dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten

Sidoarjo, 33(2), 4.

Canton, H. (2021). Food and agriculture organization of the United Nations—FAO. In The

Europa directory of international organizations 2021 (hal. 297–305). Routledge.

Core Writing Team, H. L. and J. R. (2023). IPCC, 2023: Summary for Policymakers. In: Climate

Change 2023: Synthesis Report. Contribution of Working Groups I, II and III to the Sixth

Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change, 1–34.

Crowther, T. W., Todd-Brown, K. E. O., Rowe, C. W., Wieder, W. R., Carey, J. C., Machmuller,

M. B., … Bradford, M. A. (2016). Quantifying global soil carbon losses in response to

warming. Nature, 540(7631), 104–108. https://doi.org/10.1038/nature20150

Fauzi, A. (2004). Ekonomi sumber daya alam dan lingkungan: Teori dan aplikasi. Gramedia

Pustaka Utama.

Hapsari, F. N., Saputra, D. A., Setyawati, E., Dewi, I. Y., & Perdana, T. A. (2024). Kajian

Valuasi Jasa Ekosistem Mangrove Desa Citeureup, Kabupaten Pandeglang. Jurnal

Teknologi Perikanan dan Kelautan, 15(3), 299–308. https://doi.org/10.24319/jtpk.15.299-

308

Herdiyanti, T., & Aswidinnoor, H. (2015). Tanggap Tiga Varietas Padi Sawah terhadap

Kombinasi Pemupukan dengan Sistem Pembenaman Jerami Response of Three Rice

Varieties to Combination of Fertilizers with Straw Incorporation System, 43(3), 179–185.

Indonesia Carbon Exchange. (2025). IDXCARBON: MONTHLY REPORT JUNE 2024.

IDXCarbon (Vol. 33). https://doi.org/10.1002/j.2050-0416.1927.tb05046.x

IPCC. (2007a). Climate Change 2007:The Fourth Assessment Report of Intergovernmental Panel

on Climate Change.Cambridge University. Climate change, 374.

IPCC. (2007b). Report from Intergovernmental Panel on Climate Change. Unep, 1–19. Diambil

dari http://www.ipcc.ch

Liu, X., Yang, Y., Shen, P., & Liu, X. (2025). An Economic Valuation of Forest Carbon Sink in

a Resource-Based City on the Loess Plateau, 1–32.

Nelson, D. W., & Sommers, L. E. (1982). Total carbon, organic carbon, and organic matter.

Methods of soil analysis: Part 2 chemical and microbiological properties, 9, 539–579.

Patiung, M., Agribisnis, J., Wijaya, U., & Surabaya, K. (2022). Nilai ekonomi lahan sawah

sebagai manfaat produk jasa lingkungan di era pertaanian milenial tahun 2022, 14, 1–8.

Paustian, K., Lehmann, J., Ogle, S., Reay, D., Robertson, G. P., & Smith, P. (2016). Climatesmart soils. Nature, 532(7597), 49–57.

Penman, J., Gytarsky, M., Hiraishi, T., Irving, W., & Krug, T. (2006). 2006 IPCC - Guidelines

for National Greenhouse Gas Inventories. Directrices para los inventarios nacionales GEI,

12. Diambil dari http://www.ipcc-nggip.iges.or.jp/public/2006gl/index.html

Portal Sidoarjo. (2024). Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Sidoarjo.

Portal Kabupaten Sidoarjo. Diambil dari

https://adminweb.sidoarjokab.go.id/upload/files/1743059090-LPPD Kab. Sidoarjo Tahun

182 (Prosiding Seminar Agrifuture: Integrasi Keberlanjutan dan Inovasi Pertanian)

2024.pdf

Pryor, J., Agnolucci, P., Fischer, C., Heine, D., Leon, M. M. d O., Arslanalp, S., … QuirósRomero, G. (2023). Carbon pricing around the world. Data for a greener world: a guide for

practitioners and policymakers, 79.

Pu, M., Yang, S., Chen, A., & Deng, Z. (2025). Research on Forest Carbon Sequestration and Its

Economic Valuation : A Case Study of the Zixi Mountain Nature Reserve , Chuxiong

Prefecture, 1–24.

Vinet, L., & Zhedanov, A. (2011). A “missing” family of classical orthogonal polynomials.

Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), 1–14.

https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201

Yona, L., Cashore, B., Jackson, R. B., Ometto, J., & Bradford, M. A. (2020). Refining national

greenhouse gas inventories. Ambio, 49(10), 1581–1586. https://doi.org/10.1007/s13280-

019-01312-9

Downloads

Published

2026-08-13

How to Cite

Azta, F., Patiung, M., & Hidayat, S. W. (2026). Valuasi Ekonomi Jasa Penyerapan Karbon (Carbon Sequestration) oleh Ekosistem Sawah di Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Prosiding Seminar Nasional Agrifuture, 1(1), 173–182. Retrieved from http://journal.uwks.ac.id/agrifuture/article/view/5812