Valuasi Ekonomi Jasa Lingkungan Lahan Sawah Dalam Fungsi Mitigasi Banjir di Desa Gempolklutuk, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo
Keywords:
valuasi ekonomi, jasa lingkungan, lahan sawah, mitigasi banjir, replacement cost methodAbstract
Lahan sawah memiliki fungsi ganda sebagai penghasil pangan sekaligus penyedia jasa lingkungan strategis,
termasuk mitigasi banjir. Namun, fungsi ekologis ini belum banyak diperhitungkan secara ekonomis dalam
kebijakan pembangunan. Desa Gempolklutuk, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo merupakan wilayah
dataran rendah yang rentan terhadap genangan air, sehingga lahan sawah memegang peran krusial dalam
sistem hidrologi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kapasitas debit air yang mampu
ditahan lahan sawah; (2) mengestimasi kapasitas tampungan air banjir; serta (3) menghitung nilai ekonomi
jasa lingkungan lahan sawah dalam fungsi mitigasi banjir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif
deskriptif dengan survei lapangan terhadap 115 responden petani yang dipilih secara purposive sampling
dan metode Replacement Cost Method untuk valuasi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
dengan tinggi pematang rata-rata 50 cm, setiap hektar lahan sawah mampu menampung 5.000 m³ air banjir,
sehingga total kapasitas tampungan 91,7 ha lahan sawah mencapai 458.500 m³. Rata-rata tinggi air
tambahan saat banjir tercatat 46,78 cm, masih di bawah kapasitas pematang. Nilai ekonomi jasa mitigasi
banjir per hektar sebesar Rp200.000.000, dengan nilai total mencapai Rp18.340.000.000 per musim banjir.
Temuan ini membuktikan bahwa lahan sawah memiliki nilai ekologis-ekonomis yang signifikan sehingga
perlu diintegrasikan dalam kebijakan tata ruang melalui LP2B, skema Pembayaran Jasa Lingkungan (PES),
dan perencanaan wilayah berkelanjutan.
References
Bateman, I. J., Carson, R. T., Day, B., Hanemann, W. M., Hanley, N., Hett, T., &
Morrison, M. (2019). Economic valuation with stated preference techniques: A
manual. Cheltenham, UK: Edward Elgar.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2022). Pedoman mitigasi bencana berbasis
masyarakat. Jakarta: BNPB.
242 (Prosiding Seminar Agrifuture: Integrasi Keberlanjutan dan Inovasi Pertanian)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sidoarjo. (2023). Laporan tahunan
kejadian banjir Kabupaten Sidoarjo. Sidoarjo: BPBD.
Damastuti, E., & de Groot, R. (2019). Participatory ecosystem service mapping for
community-based mangrove rehabilitation in Demak, Indonesia. Ecosystem
Services, 39, 100973.
Etikan, I., Musa, S. A., & Alkassim, R. S. (2016). Comparison of convenience sampling
and purposive sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics,
5(1), 1–4.
Food and Agriculture Organization (FAO). (2021). Irrigated rice-based systems. Rome:
FAO.
Hanley, N., & Barbier, E. B. (2022). Pricing nature: Cost–benefit analysis and
environmental policy. Cheltenham, UK: Edward Elgar.
Intergovernmental Panel on Climate Change. (2023). AR6 synthesis report: Climate
change 2023. Geneva: IPCC.
Irawan, B. (2021). Alih fungsi lahan sawah dan implikasinya terhadap ketahanan pangan
di Indonesia. Analisis Kebijakan Pertanian, 19(2), 103–118.
Makarim, A. K., & Suhartatik, E. (2020). Karakteristik tanah sawah dan implikasinya
terhadap pengelolaan air dan hara. Jurnal Tanah dan Iklim, 44(2), 121–132.
Patiung, M., & Wisnujati, N. S. (2024). Analisis nilai ekonomi multifungsi lahan sawah
sebagai penghasil media budidaya dan produk/jasa lingkungan di Kabupaten
Sidoarjo, Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(2), 9746.
Pearce, D., Atkinson, G., & Mourato, S. (2021). Cost–benefit analysis and the
environment: Recent developments. Paris: OECD Publishing.
Saputra, D., & Setiyanto, A. (2021). Penilaian peran multifungsi lahan basah di Indonesia:
Studi kasus di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(2), 235–248.
Shofwan, A., Nugroho, R. A., & Santosa, B. (2024). Tipologi ruang terbuka hijau dan
kontribusinya terhadap pengendalian banjir di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal
Perencanaan Wilayah dan Kota, 35(2), 122–135.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryani, A. (2021). Peran sawah dalam menjaga tata air dan mitigasi banjir. Jurnal
Sumber Daya Alam dan Lingkungan, 8(2), 120–132.

