Valuasi Ekonomi Fungsi Daur Ulang Biomassa Organik pada Lahan Sawah sebagai Jasa Ekosistem (Studi Kasus di Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo)

Authors

  • Muhammad Iqbal Kafiabihi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Markus Patiung Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Hamdi Sarimaryoni Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Keywords:

valuasi ekonomi, jasa ekosistem, biomassa organik, lahan sawah, replacement cost

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas tampung biomassa organik (jerami padi), jumlah biomassa
yang dapat secara efektif didaur ulang, dan nilai ekonomi yang dihasilkan dari fungsi daur ulang biomassa
organik pada lahan sawah di Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.
Pendekatan kuantitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Pengukuran
lapangan dilakukan pada 20 titik observasi yang tersebar di seluruh areal lahan sawah seluas 9,5 hektar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas tampung biomassa organik (KSO) lahan sawah adalah
sebesar 15,25 ton/ha/musim tanam atau 145 ton total per musim tanam. Jumlah biomassa organik yang
dapat didaur ulang secara efektif (JSO) mencapai 10,68 ton/ha/musim tanam atau 101,5 ton total, dengan
menggunakan efisiensi daur ulang (ER) sebesar 70% sesuai standar FAO (2017). Nilai ekonomi daur ulang
biomassa organik (NESO) adalah sebesar Rp 8.540.000/ha/musim tanam atau Rp 17.080.000/ha/tahun, dan
Rp 81.200.000/musim tanam atau Rp 162.400.000/tahun untuk total luas lahan sawah. Nilai ini dihitung
menggunakan metode replacement cost berdasarkan harga pupuk organik komersial sebesar Rp
800.000/ton. Penelitian ini membuktikan bahwa daur ulang biomassa organik merupakan jasa ekosistem
(regulating services) yang signifikan dan selama ini belum sepenuhnya diakui dalam kebijakan pertanian
dan kalkulasi ekonomi usaha tani di Kabupaten Sidoarjo.

References

Achmad, M., dkk. (2025). Dampak Penggunaan Pupuk Kimia Berlebihan terhadap

Kualitas Tanah Sawah di Indonesia. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 30(1), 45–

58.

Alfin, N., & Qomariah, R. (2024). Eksternalitas Positif Pengelolaan Biomassa Organik

pada Lahan Pertanian. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 8(2), 112–125.

Altieri, M. A., & Nicholls, C. I. (2020). Agroecology and the Reconstruction of a PostCOVID-19 Agriculture. Journal of Peasant Studies, 47(5), 881–898.

Anwar, M. A., Indah, S., & Syafiuddin, A. (2023). Nilai Manfaat Ekonomi Ekosistem

Sawah di Desa Moncobalang, Kabupaten Gowa. Jurnal Agrisosioekonomika,

15(2), 78–92.

Ardy, R. (2024). Sistem Irigasi Teknis dan Pengaruhnya terhadap Produktivitas Lahan

Sawah. Jurnal Teknik Pertanian, 12(1), 23–35.

Barbier, E. B. (2020). A Global Green New Deal: Rethinking the Economic Recovery.

Cambridge University Press.

Barrios, E., dkk. (2020). Soil Organic Matter Decomposition Rates in Tropical Paddy

Fields. Soil Biology and Biochemistry, 145, 107–120.

332 (Prosiding Seminar Agrifuture: Integrasi Keberlanjutan dan Inovasi Pertanian)

BPS Sidoarjo. (2024). Kabupaten Sidoarjo dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik

Kabupaten Sidoarjo.

Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods

Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Deviasari, N., Rosnita, & Warningsih, T. (2024). Valuasi Ekonomi Jasa Ekosistem

Kawasan Konservasi Perairan di Kabupaten Indragiri Hilir. Jurnal Agribisnis,

26(1), 55–70.

FAO. (2017). Recycling of Crop Residues in Tropical Paddy Field Systems. Food and

Agriculture Organization of the United Nations.

FAO. (2021). Wetland Ecosystem Services and Paddy Agriculture: A Comprehensive

Review. Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Fauzi, A. (2019). Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan: Teori dan Aplikasi. PT

Gramedia Pustaka Utama.

Gao, J., dkk. (2022). Total Economic Value of Paddy Field Ecosystem Services in East

Asia. Ecological Indicators, 139, 108914.

Geissdoerfer, M., dkk. (2020). The Circular Economy – A New Sustainability Paradigm?

Journal of Cleaner Production, 143, 757–768.

Gupta, P. K., dkk. (2021). Rice Straw Chemical Composition and Its Potential as Organic

Fertilizer. Bioresource Technology, 325, 124715.

Herdiyanti, F., & Aswidinnoor, H. (2015). Pengelolaan Jerami Padi untuk Meningkatkan

Kesuburan Tanah Sawah. Jurnal Agronomi Indonesia, 43(1), 1–8.

Hidayat, R., & Sari, N. (2020). Valuasi Ekonomi Pengelolaan Sampah Organik melalui

Komposting untuk Pertanian Padi Sawah di Jawa Barat. Jurnal Ekonomi Pertanian

Indonesia, 4(2), 89–105.

Irawan, A., Cahaya, A., & Nurcahyaningtyas, R. D. (2024). Pendekatan Ekonomi Sirkular

sebagai Strategi Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Ekonomi

Pembangunan, 22(1), 15–30.

Kementerian Pertanian RI. (2023). Statistik Pertanian 2023. Pusat Data dan Sistem

Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

KLHK. (2023). Laporan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional 2023.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Maf’idatul Ilmi, E., Widya Inti, R., Mahdani, H. B., & Aulia Dewi, S. (2026).

Sustainability of Circular Economy-Based Agribusiness in the Agricultural

Sector: A Study of Lamongan Regency. Media Agribisnis, 10(1), 16–25.

Maharani, R. (2024). Volume Sampah Organik Rumah Tangga di Kabupaten Sidoarjo:

Tren dan Proyeksi. Jurnal Pengelolaan Lingkungan, 8(2), 45–60.

Maharani, R., & Riofita, H. (2025). Eksternalitas Lingkungan dari Pembakaran Jerami

Padi di Lahan Sawah Jawa Timur. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 12(1),

34–48.

Malihah, L., & Magfiroh, I. S. (2024). Ekonomi Sirkular dalam Sistem Pertanian:

Transformasi dari Limbah menjadi Sumber Daya. Jurnal Agribisnis Indonesia,

12(2), 88–103.

Mankiw, N. G. (2021). Principles of Microeconomics (9th ed.). Cengage Learning.

Masruroh, F., & Fardian, R. (2022). Model Pertanian Sirkular Berbasis Jerami Padi

sebagai Pupuk Organik. Jurnal Agribisnis, 14(1), 22–38.

Millennium Ecosystem Assessment (MA). (2005). Ecosystems and Human Well-being:

Synthesis. Island Press.

333

Mulyani, A., & Fadilah, N. (2021). Peran Sawah dalam Daur Ulang Sampah Organik

untuk Ketahanan Pangan Lokal. Jurnal Pertanian Terpadu, 9(2), 67–82.

Mulyani, A., dkk. (2020). Akumulasi Biomassa Jerami Padi pada Lahan Sawah di Jawa.

Jurnal Tanah dan Iklim, 44(1), 11–22.

Nguyen, T. T., dkk. (2023). Ecosystem Service Valuation as a Policy Advocacy Tool for

Paddy Land Protection in Southeast Asia. Land Use Policy, 126, 106521.

Nurhidayati, S. (2021). Nilai Ekonomi Lahan Sawah dan Kebijakan Perlindungan Lahan

Pertanian. Jurnal Kebijakan Pertanian, 5(2), 98–115.

Pearce, D. W., Barbier, E., & Markandya, A. (2019). Sustainable Development:

Economics and Environment in the Third World. Earthscan.

Permana, D. (2020). Metodologi Penelitian Sosial Ekonomi. Penerbit Universitas

Brawijaya Press.

Portal Sidoarjo. (2024). Data Klimatologi dan Curah Hujan Kabupaten Sidoarjo 2024.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Purba, J. H. V. (n.d.). Jajar Legowo: Inovasi Sistem Tanam Padi untuk Meningkatkan

Produktivitas. BPTP Jawa Timur.

Purnomo, B. (2025). Pengelolaan Jerami Padi Pasca Panen: Tantangan dan Peluang.

Jurnal Agrotekno, 31(1), 55–70.

Putra, A., & Kurniawan, R. (2022). Analisis Nilai Ekonomi Lingkungan pada

Pemanfaatan Sampah Organik sebagai Pupuk di Lahan Sawah Kabupaten

Karawang. Jurnal Agribisnis, 14(2), 44–58.

Puteri, R. A., & Purnomo, H. (2024). Green Agriculture dan Kontribusinya terhadap

Ekonomi Hijau di Pedesaan Jawa. Jurnal Ekonomi Hijau, 5(1), 12–28.

Ramadhan, R., & Murti, S. H. (2024). Konversi Lahan Sawah di Indonesia 2013–2023:

Skala, Pola, dan Dampak. Jurnal Agribisnis Terapan, 7(2), 34–50.

Rahmawati, D. (2024). Implementasi Konsep Ekonomi Hijau dalam Sektor Pertanian

Indonesia. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 19(2), 88–

103.

Rayhan, M. (2023). Pertanian Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau: Sintesis Konseptual dan

Implikasi Kebijakan. Jurnal Ekologi Pertanian, 10(1), 1–15.

Sobri, A. Y. (2020). Teknik Pengambilan Sampel dalam Penelitian Kualitatif. Penerbit

UB Press.

Sopyandi, A., dkk. (2024). Circular Economy in Paddy Agriculture: Reducing External

Input Dependency in Indonesian Rice Farms. Journal of Rural Studies, 107,

103255.

Studi, P., Sipil, T., Jaya, U. P., Air, I., & Tanam, P. (2020). Evaluasi Sistem Irigasi Daerah

Irigasi Porong Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Teknik Sipil, 12(1), 33–45.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi Revisi).

Penerbit Alfabeta.

Surisman, E., & Aminah, S. (2021). Karakteristik Varietas Ciherang dan Adaptasinya

pada Berbagai Kondisi Lahan Sawah. Buletin Penelitian Tanaman Padi, 5(1), 18–

28.

Susanto, R. (2022). Nilai Ekologis Lahan Sawah yang Tersembunyi: Sebuah Kajian

Literatur. Jurnal Ekologi dan Lingkungan Pertanian, 7(2), 67–82.

Syafi'i, M., dkk. (2025). Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga sebagai Pupuk Organik di

Lahan Pertanian Kelurahan Jrebeng Kulon. Jurnal Pengabdian Masyarakat

Pertanian, 3(1), 11–25.

334 (Prosiding Seminar Agrifuture: Integrasi Keberlanjutan dan Inovasi Pertanian)

Syifa, N. (2020). Metode Observasi dalam Penelitian Pertanian: Panduan Praktis.

Penerbit IPB Press.

TEEB. (2010). The Economics of Ecosystems and Biodiversity: Ecological and

Economic Foundations. Earthscan.

UNEP. (2011). Towards a Green Economy: Pathways to Sustainable Development and

Poverty Eradication. United Nations Environment Programme.

Wardhani, A., & Prasetyo, B. (2019). Pemanfaatan Sampah Organik sebagai Pupuk

Alternatif pada Lahan Sawah: Studi Kasus di Kabupaten Klaten. Jurnal Ilmiah

Agribisnis, 4(1), 22–37.

Wezel, A., dkk. (2020). Agroecological Principles and Elements and Their Implications

for Transitioning to Sustainable Food Systems. Agronomy for Sustainable

Development, 40(6), 40.

Yuliana, I. (2020). Nilai Multifungsi Lahan Sawah: Tinjauan dari Perspektif Total

Economic Value. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 4(3), 201–215.

Yuliani, S. (2018). Analisis Nilai Ekonomi Limbah Organik Rumah Tangga sebagai

Pupuk Kompos pada Lahan Pertanian Sawah di Kabupaten Sleman. Jurnal

Agribisnis Terpadu, 11(2), 45–60.

Zhang, G., dkk. (2020). Carrying Capacity and Organic Matter Cycling in Paddy

Agroecosystems: A Review. Field Crops Research, 255, 107884.

Downloads

Published

2026-08-13

How to Cite

Kafiabihi, M. I., Patiung, M., & Sarimaryoni, H. (2026). Valuasi Ekonomi Fungsi Daur Ulang Biomassa Organik pada Lahan Sawah sebagai Jasa Ekosistem (Studi Kasus di Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo). Prosiding Seminar Nasional Agrifuture, 1(1), 325–334. Retrieved from http://journal.uwks.ac.id/agrifuture/article/view/5829