Pertanian Organik: Strategi Ekonomi Sosial dalam Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan

Authors

  • Nadilah Mutia Kanza Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Frizzy Bunga Dinda Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Savitri Winawati Hidayat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Keywords:

Pertanian organik, Pertanian berkelanjutan, Pertanian ramah lingkungan, Sosial Ekonomi pertanian organik

Abstract

Pertanian modern merupakan pertanian yang menggunakan teknologi dan inovasi yang bertujuan
meningkatkan produktivitas dan efisiensi namun tetap ramah lingkungan sehingga keberlanjutan pertanian
dapat terus berjalan. Salah satu praktik pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan adalah
pertanian organik. Pertanian organik merupakan strategi ekonomi sosial menuju pertanian yang
berkelanjutan walaupun banyak tantangan untuk mewujudkan hal tersebut. Peningkatan minat dan praktik
pertanian masih cenderung rendah maka diperlukan pendekatan nyata sehingga dapat memberikan contoh
langsung ke petani. Tulisan ini mengkaji secara mendalam peran pertanian organic pada aspek sosial
ekonomi. Tulisan ini bertujuan menganalisis peran pertanian organik sebagai ekonomi yang mampu
meningkatkan kesejahteraan petani, mewujudkan pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan. Metode
yang digunakan adalah metode literatur review dari penelitian terdahulu, baik nasional maupun
internasional. Jurnal penelitian yang didapat diidentifikasi, dievaluasi dan disintesis. Pertanian organik
dapat meningkatkan pendapatan petani sebesar 20-50% hal ini karena petani dapat menekan penggunaan
bahan kimia dan membuka peluang usaha baru yaitu produk organik. Pada aspek sosial, pertanian organik
mendorong petani untuk belajar dan beradaptasi dengan teknologi baru, mondorong inovasi dan
memberdayakan petani. Sehingga pertanian organic tidak hanya soal meningkatkan pendapatan,
menyelamatkan lingkungan, keberlanjutan pertanian namun juga mensejahterakan petani.

References

Akhuli, S. 2025. Organic Farming: A Pathway to Sustainable Development, International

journal of research and review, Galore Knowledge Publication Pvt. Ltd., 12(1), pp.

208–211.

Andrea, R., Aliyah, I., and Yudana, G. 2021. Studi kesesuaian lahan pertanian sawah

organik (Studi kasus: Desa Gempol, Kabupaten Klaten). Region: Jurnal

Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, 16(2), 333–347

Anon. 2024. Organic Farming through Sustainable Production, Its Socio-Economic

Impacts in Rural Livelihood and for Community Development, 2(1), pp. 1–11.

Ashari, N. F. N. Sharifuddin, Juwaidah and M, Zainal. 2018. Factors Determining

Organic Farming Adoption: International Research Results and Lessons Learned

for Indonesia. Forum penelitian Agro Ekonomi. 35. 45. 10.21082

Aulia, R. V., Pratiwi, S. A., Putra, C. A., Rasyid, H. F. A. dan Barrulanda, R. J. 2024.

Pemanfaatan Limbah Organik Pertanian Menjadi Pupuk Organik Cair di Desa

Musir Lor Kabupaten Nganjuk, Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia,

2(3), hlm. 383–390. doi: 10.54082/jpmii.472.

Chaudhary, P. 2022. Economic Aspects of Organic Farming, International journal of

research in science and technology, 12(02).

Dadi, D., 2021. Pembangunan pertanian dan sistem pertanian organik: bagaimana proses

serta strategi demi ketahanan pangan berkelanjutan di indonesia. Jurnal education

and development, 9(3), pp.566-572.

David, W., Alkausar, S., and Widyarti, B. 2023. Statistik Pertanian Organik Indonesia.

Universitas Bakrie Press.

Dohona, N.H. and Halawa, H.J., 2024. Pengaruh Rotasi Tanaman Terhadap Kualitas

Fisik Tanah Dan Efesiensi Penggunaan Air. Jurnal Ilmu Pertanian dan

Perikanan, 1(2), pp.107-112.

Judijanto, L., 2025, June. Menghadirkan Solusi Ketahanan Pangan Melalui Pertanian

Organik: Perspektif Literatur. In Prosiding Seminar Nasional Indonesia (Vol. 3,

No. 2, pp. 179-188).

Kumar, A., Juyal, R. and Nautiyal, M., 2024. The Economics of Organic Farming:

Financial Aspects and Market Trends.

Luczka, W., and S. Kalinowski. 2020. Barriers to the Development of Organic Farming:

A Polish Case Study. Agriculture, 10(11), 536.

Lukiwati, D. R. 2023. Pembangunan Bidang Pertanian dalam Rangka Meningkatkan

Ketahanan Pangan Nasional. Universitas Diponegoro.

390 (Prosiding Seminar Agrifuture: Integrasi Keberlanjutan dan Inovasi Pertanian)

Magnano, G., L. Falasconi and C. Giordano. 2024. Exploring the nexus between social

and environmental sustainability within EU organic agriculture: a systematic

literature review, Frontiers in sustainable food systems, Frontiers Media, 8.

Majhi, A. 2024. Impact of Organic Farming in Economic Development in

Agriculture, Indian Scientific Journal Of Research In Engineering And

Management, Indospace Publications, 08(11), pp. 1–8.

Md. Mahedi, J. S. Shabrin, Md Nurnobi, A. R. Sakil, A. R. Shihab. 2025. Adoption Of

Organic Farming Practices: A Comprehensive Review Of Trends, Determinants,

And Challenges, Journal of Agricultural and Rural Research, 8(1): 26-45.

Nasution, M.S., 2025. Pengaruh Pola Tanam Tumpangsari terhadap Produktivitas Lahan

Pertanian. Circle Archive, 1(7).

Octavia, I.L., Nufus, H. and Rizkyah, N., 2021. Modernisasi Pertanian Berdasarkan

Kearifan Lokal. Prosiding Konferensi Nasional Penelitian dan Pengabdian

Universitas Buana Perjuangan Karawang, 1(1), pp.882-887.

Permana, I., 2016. Peran Kelompok Tani Sayuran Organik terhadap Pengembangan

Ekonomi Lokal (Studi Kasus Desa Batur, Kabupaten Semarang). Jurnal Bisnis Dan

Ekonomi, 23(2).

Ponisio, L. M. Gonigle, K. C. Mace, J. Palomino. 2015. Diversification practices reduce

organic to conventional yield gap. Proceedings. Biological sciences. The Royal

Society. 28220141396.

Purnomo, E., dan Wulandari, D. 2018. Pengaruh Pemupukan Organik terhadap

Kesuburan Tanah dan Produktivitas Tanaman. Jurnal Agronomi Indonesia, 46(2),

112–120

Purwantini, T.B., 2019. Pertanian organik: Konsep, kinerja, prospek, dan kendala.

In Forum Penelitian Agro Ekonomi. Vol. 37(2), 127-142.

Rachmawati, R.R., 2020. Smart Farming 4.0 untuk mewujudkan pertanian Indonesia

maju, mandiri, dan modern. In Forum Penelitian Agro Ekonomi, Vol. 38(2), 137-

154.

Reganold, J. dan J. Wachter. 2016. Organic agriculture in the twenty-first century. Nature

Plants 2, 15221.

Sejati, W.K., 2015. Peranan benih unggul jagung hibrida dalam peningkatan produksi

pangan: Studi kasus di Kabupaten Klaten. In Prosiding Seminar Nasional

Pengembangan Teknologi Pertanian.

Seufert, Verena and N. Ramankutty. 2017. Many shades of gray—The context-dependent

performance of organic agriculture. Science Advances. 3. e1602638.

10.1126/sciadv.1602638.

Soni, R., Gupta, R., Agarwal, P. and Mishra, R., 2022. Organic farming: A sustainable

agricultural practice. Vantage: Journal of Thematic Analysis, 3(1), pp.21-44.

Suhartawan, I.G., 2022. Pengembangan Tanaman Organik Sebagai Destinasi Agrowisata

Dalam Mendorong Ekonomi Kreatif. Jurnal Pariwisata PaRAMA: Panorama,

Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility, 3(2), pp.113-121.

Syahputra, R., 2024. Pertanian Organik: Solusi Ramah Lingkungan untuk Pertanian

Berkelanjutan. literacy notes, 2(1).

Weisberger, D. A., M. D. McDaniel, J.G. Arbuckle, and M. Liebman. 2021. Farmer

perspectives on benefits of and barriers to extended crop rotations in Iowa, USA.

Agric Environ Lett. 6:e20049.

391

Willer, H., J. Lernoud, and S. Diana. 2021. The World of Organic Agriculture – Statistics

and Emerging Trends. FiBL & IFOAM.

Witman, S., 2021. Penerapan metode irigasi tetes guna mendukung efisiensi penggunaan

air di lahan kering. Jurnal Triton, 12(1), pp.20-28.

Zhou, Wenbin dan D. Fengying. 2021. Closing crop yield and efficiency gaps for food

security and sustainable agriculture, Journal of Integrative Agriculture, Volume 20,

2:343-348.

Zulkifli, L., Rachmah, M. A., Budiyoko, & Ilma, A. F. N. 2025. Pertanian Padi Organik:

Panduan Praktis untuk Petani Berkelanjutan. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Downloads

Published

2026-08-13

How to Cite

Kanza, N. M., Dinda, F. B., & Hidayat, S. W. (2026). Pertanian Organik: Strategi Ekonomi Sosial dalam Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Agrifuture, 1(1), 383–391. Retrieved from http://journal.uwks.ac.id/agrifuture/article/view/5833