Pengaruh Pemberian Oksigen Hiperbarik terhadap Kadar LDL Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Sprague dawley yang kemudian Diberi Diet Tinggi Lemak

Ika Apriyanti Arum Putri, Herin Setianingsih

Abstract


Menurut WHO (2017), dari seluruh kematian akibat penyakit kardiovaskular 7,4 juta (42,3%) di antaranya disebabkan oleh Penyakit Jantung Koroner (PJK). Lipid, khususnya low density lipoprotein (LDL) merupakan salah satu faktor penting penyebab terjadinya PJK, mengingat perannya dalam proses aterogenesis. Terapi Oksigen Hiperbarik diketahui dapat menurunkan faktor resiko atherosklerosis seperti hiperkolesterolemia pada tekanan 1,5 ATA dan 3 ATA. Hiperkolesterolemia ini ditandai dengan  peningkatan pada trigliserida (TG), LDL, dan  penurunan HDL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi oksigen hiperbarik terhadap kadar LDL tikus putih (Rattus norvegicus) galur Sprague dawley yang kemudian diberi diet tinggi lemak. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental murni laboratoris. Subjek pada penelitian ini adalah 32 tikus putih (Rattus norvegicus) galur Sprague dawley yang dibagi menjadi dua kelompok yakni kelompok kontrol dan perlakuan. Kelompok kontrol diberikan diet tinggi lemak selama 49 hari dan kelompok perlakuan yang diterapi oksigen hiperbarik dengan kadar oksigen 98% tekanan 2,4 ATA selama 10 hari kemudian diberi diet tinggi lemak selama 49 hari. Hasil penelitian didapatkan rata-rata LDL kelompok kontrol sebesar 63,43 mg/dl dan kelompok perlakuan adalah 44,43 mg/dl. Kemudian, dilakukan uji hipotesa menggunakan metode Mann Whitney dan didapatkan nilai signifikansi (p) adalah 0,004 atau p<α sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pada penelitian ini ada perbedaan kadar LDL darah tikus pada kedua kelompok perlakuan atau H1 diterima. Terapi oksigen hiperbarik berpengaruh terhadap  penurunan kadar LDL darah pada tikus putih (Rattus norvegicus) galur Sprague dawley sebelum diberi diet tinggi lemak.

 


Keywords


HBOT, LDL, diet tinggi lemak

Full Text:

PDF

References


Bhutani S dan Guruswamy V, 2012. Hyperbaric Oxygen and Wound Healing. Indian Journal of Plastic Surgery. 45(2): 316-324.

Gire DH, Kapoor V, Arrighi-Allisan A, Seminara A, Murthy VN, 2016. Mice Develop Efficient Strategies For Foraging and Navigation Using Complex Natural Stimuli. Current Biology (in press).

Heriansyah T, 2013. Pengaruh Berbagai Durasi Pemberian Diet Tinggi Lemak Terhadap Profil Lipid Tikus Putih (Rattus novergicus) strain Wistar Jantan. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala. 13(3):144-150

Sigit S, Aksono EB, Damayanti R, Bijanti R, Herwiyarirasanta I, Setyono H, 2010. Effect of Black Soybean Extract Supplementation in Low Density Lipoprotein Level of Rats (Rattus norvegicus) With High Fat Diet. Majalah Ilmu Faal Indonesia. 9(3):217-221.

Ishibashi M, Hayashi A, Akiyosh H, Ohashi F, 2014. The influences of hyperbaric oxygen therapy with a lower pressure and oxygen concentration than previous methods on physiological mechanisms in dogs. Journal of Veterinary Medical Science.77 (3):297–304.

Kemenkes RI, 2017. Penyakit Jantung Penyebab Kematian Tertinggi, Kemenkes Ingatkan Cerdik.

Kemnkes RI, 2014. Situasi Kesehatan Jantung. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan

Keskin K, Kilci H Aksan G, Cetinkal G, Yilddiz SS, Kocaman TF, Bingo G, 2017. Serum oxidized low-density lipoprotein level as a marker of oxidative stress in patients undergoing hyperbaric oxygen therapy.Turk Kardiyol Dern Ars. 45(6): 533-537.

Kudchodkar BJ, Wilson J, Lacko A, Dory L, 2000. Hyperbaric Oxygen Reduces the Progression and Accelerates the Regression of Atherosclerosis in Rabbits. Arterioscler Thromb Vasc Biol. 20(6):1637-1643.

Kumar V, Abbas A, Aster J, 2015. Buku Ajar Patologi Robbins Edisi ke-9. Elsevier, Singapore.

Lin SY, Lin DTW, Chang CC, Huang CN, 2011. The Heat Transfer Analysis of The Hyperbaric Oxygen Chamber with Cooling System. Proceeding of the International MultiConfrence of Engineers and Computer Scientists 2011. Vol II.

Ma’rufi dan Rosita, 2014. Hubungan Dislipidemia dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia. 6 (1): 47-53.

Rustika dan Ratih O, 2014. Penyakit Jantung Koroner (PJK) dengan Obesitas di Kelurahan Kebon Kalapa, Bogor (Baseline Studi Kohor Faktor Resiko PTM). Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. 17(4): 385-393.

Sa’dah NN dan Rarastoeti P, 2016. Profil Lipid dan Indeks Aterogenik Tikus Putih (Rattus norvegicus Bekenhout, 1769) Hiperlipidemia Dengan Asupan Pelet Nasi dan Bekatul Beras Hitam (Oryza sativa L.) “Cempo Ireng”. Seminar Nasional Biodiversitas VI. Surabaya. https://www.academia.edu/31795535/

Setianingsih H, Soetjipto, Sudiana IK, Suryokusumo MG, 2018. Hyperbaric Oxygen Effects Towards SIRT1 level in Sprague Dawley With Endothelial Dysfunction by High-cholesterol Diet. Bali Med J. 7 (2): 535-538.

Setianingsih H dan Suryokusumo M, 2015. Penggunaan Oksigen Hiperbarik dalam Menurunkan Kolesterol. HKI 3.64274/2015




DOI: http://dx.doi.org/10.30742/jikw.v8i1.545

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Ika Apriyanti Arum Putri, Herin Setianingsih

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License