STUDI PRAKTIK BUDIDAYA DAN PASCAPANEN TANAMAN DURIAN DI ASOSIASI PETANI ORGANIK MITRA TANI UNGGUL, DUSUN ROWOTENGU, KECAMATAN SEMBORO, KABUPATEN JEMBER
Keywords:
durian organik, budidaya, pascapanen, APOMTU, JemberAbstract
Durian (Durio zibethinus L.) merupakan komoditas hortikultura unggulan dengan nilai ekonomi tinggi. Studi ini bertujuan mempelajari praktik budidaya dan pascapanen tanaman durian secara organik di Asosiasi Petani Organik Mitra Tani Unggul (APOMTU), Rowotengu, Semboro, Jember. Metode yang digunakan adalah studi lapangan melalui observasi langsung, partisipasi aktif, wawancara, dan dokumentasi selama 4 bulan (Agustus–Desember 2025). Hasil kajian menunjukkan bahwa tahapan budidaya yang diterapkan meliputi persiapan lahan, penanaman bibit hasil okulasi varietas unggul, pemupukan organik dari kotoran kambing (40–50 kg/pohon, dua kali/tahun), pengairan adaptif sesuai fase pertumbuhan, pemangkasan pembentukan dan pemeliharaan tajuk, pengendalian OPT secara hayati menggunakan pestisida nabati dan perangkap feromon, serta penjarangan buah. Pascapanen durian dilakukan dengan pemanenan pada tingkat kematangan optimum dan penanganan sederhana untuk menjaga mutu buah. Analisis ekonomi dari 7 pohon produktif menghasilkan estimasi pendapatan kotor Rp59.400.000 per musim dengan HPP Rp2.500.000, menghasilkan laba bersih Rp56.900.000 dan BEP tercapai dalam satu kali panen. Penerapan sistem budidaya organik di APOMTU terbukti mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
References
Dinh, L. V., Nguyen, N. H., & Phan, P. T. P. T. (2024). Combining organic manure and foliar fertilization to enhance soil fertility and mitigate physiological disorders of durian (Durio zibethinus Murr.) fruit in the tropics. Plants, 14(8), 1185.
Direktorat Jenderal Hortikultura. (2019). Potensi dan pengembangan durian di Indonesia. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Direktorat Perlindungan Hortikultura. (2018). Pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) pada tanaman durian. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Ilahi, W. F. F., Rosdi, N. S. I., Zulkapli, M. F., Che' Ya, N. N., Suhaizi Mat Su, A., & Choon Hock, O. (2024). Growth performance of durian based on crop water requirement (ETc) using irrigation system. Journal of Tropical Resources and Sustainable Science, 12(1), 51–56.
Kader, A. A. (2015). Postharvest biology and technology of horticultural crops (3rd ed.). University of California, Agriculture and Natural Resources.
Putri, A. R., & Santoso, B. B. (2023). Studi karakteristik morfologi durian (Durio zibethinus Murr.) lokal di Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember. Jurnal Ilmiah Inovasi, 23(2), 112–121.
Ramli, M. S. A., Zainal Abidin, M. S., Hasan, N. S., Md Reba, M. N., Kolawole, K., Ardiansyah, R. A., & Mpuhus, S. L. (2024). Reinforcement learning algorithm for optimising durian irrigation systems. Journal of Information and Communication Technology, 23(4), 667–707.
Sarkar, A., Singh, S. K., & Ray, P. K. (2019). Role of pruning and canopy management in fruit crops. Journal of Crop and Weed, 15(1), 1–10.
Sultana, R. (2025). Fungal pathogens causing root and stem rot in durian: Pathogenesis and management. Tropical Plant Pathology.
Thongkum, M., Ketsa, S., van Doorn, W. G., & Sisler, E. C. (2018). Characterization and differential expression of ethylene receptor genes during fruit development and dehiscence of durian (Durio zibethinus). Scientia Horticulturae, 237, 213–221.
Wills, R. B. H., McGlasson, W. B., Graham, D., & Joyce, D. C. (2016). Postharvest: An introduction to the physiology and handling of fruit and vegetables (6th ed.). CABI Publishing.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rajendra Safi Adhipratama Putra, Achmadi Susilo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

