Valuasi Nilai Ekonomi Lahan Sawah sebagai Penyedia Air Tanah di Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo
Keywords:
valuasi ekonomi, lahan sawah, air tanah, replacement cost method, jasa ekosistemAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis kemampuan lahan sawah dalam menyediakan air tanah, (2) menghitung kapasitas penyediaan air tanah oleh lahan sawah, dan (3) mengestimasi nilai ekonomi jasa ekosistem penyediaan air tanah dari lahan sawah di Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Water Requirement untuk menghitung kapasitas penyediaan air tanah dan Replacement Cost Method (RCM) untuk menghitung nilai ekonomi jasa ekosistem. Data primer diperoleh melalui wawancara terstruktur terhadap 120 responden petani di wilayah penelitian, sedangkan data sekunder diperoleh dari BPS Kabupaten Sidoarjo dan Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap hektar lahan sawah di Desa Mliriprowo mampu menyediakan air tanah sebesar 21.000 m³/ha/tahun melalui mekanisme infiltrasi dan perkolasi selama penggenangan irigasi, sehingga total kapasitas penyediaan air tanah dari 57,2 hektar lahan sawah mencapai 1.201.200 m³/tahun. Nilai ekonomi jasa ekosistem penyediaan air tanah dari seluruh lahan sawah di Desa Mliriprowo dihitung sebesar Rp3.003.000.000 (tiga miliar tiga juta rupiah) per tahun, atau setara dengan Rp52.500.000/ha/tahun. Temuan ini membuktikan bahwa lahan sawah memiliki nilai ekologis dan ekonomi yang sangat tinggi di luar fungsi produksi pangan. Oleh karena itu, perlindungan lahan sawah dari ancaman alih fungsi serta pengembangan skema Payment for Ecosystem Services (PES) menjadi urgensi kebijakan yang tidak dapat diabaikan.
References
Arsyad, S., & Rustiadi, E. (2008). Penyelamatan tanah, air, dan lingkungan (S. Arsyad & E. Rustiadi (eds.)). Yayasan Obor Indonesia. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=EDreouWbwHYC&oi=fnd&pg=PA3&dq=Penyelamatan+tanah+air+lingkungan+Arsyad+Rustiadi+2008&ots=Nkoa1ETb2h&sig=6Mv3YDq30RqwyhKqVgLRvLfjOz0&redir_esc=y#v=onepage&q=Penyelamatan tanah air lingkungan Arsyad Rustiadi 2008&f=false
Ayub, A., Noorachmat, B. P., & Purwanto, Y. J. (2021). Analisis alih fungsi lahan sawah dan keterkaitannya dengan nilai tukar petani (NTP) di Kabupaten Bantul. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian Dan Biosistem, 9(1), 57–65. https://jrpb.unram.ac.id/index.php/jrpb/article/view/215
Bappenas. (2021). Rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020--2024.
Costanza, R., De Groot, R., Braat, L., Kubiszewski, I., Fioramonti, L., Sutton, P., Farber, S., & Grasso, M. (2017). Twenty years of ecosystem services: How far have we come and how far do we still need to go? Ecosystem Services, 28, 1–16. https://doi.org/10.1016/j.ecoser.2017.04.007
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications. https://www.google.co.id/books/edition/Research_Design/335ZDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=0
FAO. (2022). The State of the World’s Land and Water Resources for Food and Agriculture. FAO.
Hanley, N., & Barbier, E. B. (2009). Pricing nature: Cost-benefit analysis and environmental policy. Edward Elgar Publishing. https://www.google.co.id/books/edition/Pricing_Nature/Ojg9u-fS9dAC?hl=id&gbpv=1&dq=Pricing+nature+cost+benefit+Hanley+Barbier&printsec=frontcover
Kementerian ATR/BPN. (2022). Statistik pertanahan nasional 2022.
López-Morales, C. A., & Mesa-Jurado, M. A. (2017). Valuation of hidden water ecosystem services: The replacement cost of the aquifer system in Central Mexico. Water, 9(8), 571. https://doi.org/10.3390/w9080571
Mulyani, A., Kuncoro, D., Nursyamsi, D., & Agus, F. (2016). Analisis konversi lahan sawah: Penggunaan data spasial resolusi tinggi memperlihatkan laju konversi yang mengkhawatirkan. Jurnal Tanah Dan Iklim, 40(2), 121–133. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=analisis+konversi+lahan+sawah+spasial+Mulyani+2016&btnG=
Musdalipa, A., Suhardi, S., & Faridah, S. N. (2018). Pengaruh sifat fisik tanah dan sistem perakaran vegetasi terhadap imbuhan air tanah. Jurnal Agritechno, 11(1), 45–52. https://agritech.unhas.ac.id/ojs/index.php/at/id/article/view/85
Natuhara, Y. (2013). Ecosystem services by paddy fields as substitutes of natural wetlands in Japan. Ecological Engineering, 56, 97–106. https://doi.org/10.1016/j.ecoleng.2012.12.086
OECD. (2021). Agricultural policy monitoring and evaluation 2021: Addressing the challenges facing food systems. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/2d810e01-en
Patiung, M. (2022). Nilai ekonomi lahan sawah sebagai manfaat produk jasa lingkungan di era pertanian milenial. SEMAGRI: Seminar Nasional Magister Agribisnis, 3(1). https://semagri.upnjatim.ac.id/index.php/semagri/article/view/14
Pravitasari, A. E., Suhada, A., Mulya, S. P., Rustiadi, E., Murtadho, A., Wulandari, S., & Widodo, C. E. (2019). Land use or cover changes and spatial distribution pattern of rice field decreasing trend in Serang Regency, Banten Province. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 399, 1–10. https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/399/1/012033/meta
Putri, A. (2020). Valuasi ekonomi mata air Mudal, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, Yogyakarta dengan metode replacement cost. Jurnal Manajemen Keuangan Publik, 4(2), 115–126. https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JMKP/article/view/899
Santoso, D. H., & Astuti, F. A. (2020). Valuasi deplesi sumberdaya air dalam rangka penghitungan PDRB semi hijau di Kota Malang, Jawa Timur. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 380–390. https://scholar.google.com/scholar?q=valuasi+deplesi+sumberdaya+air+PDRB+semi+hijau+malang+santoso+2020
Sarastika, T., Kusumawardani, M., Triyadi, R. A., & Putro, S. T. J. (2023). Analysis of ecosystem services performance in peri-urban areas of Sleman Regency for sustainability development. BIO Web of Conferences, 69, 4015. https://doi.org/10.1051/bioconf/20236904015
Sudirman. (2012). Valuasi ekonomi total lahan pertanian di daerah urban fringe. Agrika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 6(1), 1–15.
Suich, H., Cook, C., Summers, G., & Mascardini, L. (2016). Payments for ecosystem services in Indonesia. Ecosystem Services, 20, 52–61. https://doi.org/10.1016/j.ecoser.2016.06.007
Wunder, S., Börner, J., Ezzine-de-Blas, D., Feder, S., & Pagiola, S. (2020). Payments for environmental services: Past performance and pending potentials. Annual Review of Resource Economics, 12, 209–234. https://doi.org/10.1146/annurev-resource-100518-094218
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ryo Achmad Effendi, Markus Patiung , Nugrahini Susantinah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

