PENYUSUNAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KECAMATAN DAN KABUPATEN BOJONEGORO

Gyska Indah Harya

Abstract


Penelitian ini dengan judul Penyusunan Indeks Pembangunan Manusia Kecamatan dan Kabupaten Bojonegoro. Tujuan penelitian ini antara lain: mengetahui capaian komponen IPM Kabupaten Bojonegoro dilihat dari aspek, mengetahui upaya-upaya peningkatan serta faktor-faktor pendukung dan penghambat pencapaian IPM Kabupaten Bojonegoro, membandingkan angka IPM Kabupaten Bojonegoro dengan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur dan mengetahui disparitas level Kecamatan serta keterkaitan antara input, proses, dan output Pembangunan Manusia di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Dari empat indikator yang digunakan dalam penghitungan IPM metode baru, tiga diantaranya sama persis dengan UNDP. Khusus untuk PNB per kapita, indikator ini diproksi dengan pengeluaran per kapita.

Nilai IPM Kabupaten Bojonegoro bila menurut UNDP termasuk kedalam tingkat pembangunan “sedang”. Dengan nilai tersebut IPM Kabupaten Bojonegoro berada pada peringkat ke-26 dari 38 kabupaten/kota se Jawa Timur, dan posisi ini tidak berubah dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2019 terjadi peningkatan pada seluruh indikator penyusun IPM. Indeks kesehatan yang diwakili dimensi Umur Panjang dan Hidup Sehat naik yang ditunjukkan dengan meningkatnya angka harapan hidup  (AHH) menjadi 71,36 tahun dibandingkan tahun sebelumnya masih sebesar 71,07tahun. Selanjutnya Indeks pendidikan yang diwakli oleh dimensi naik dengan meningkatnya angka harapan lama sekolah (HLS) menjadi 12,35 tahun, dan rata-rata lama sekolah (RLS) menjadi 7,09 tahun dibandingkan tahun 2019. Indeks daya beli yang diwakili oleh dimensi pengeluaran juga naik yang ditunjukkan dengan meningkatnya pengeluaran per kapita per tahun menjadi 10.052 juta .

Kata kunci : UNDP, Disparitas, Indeks.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30742/jisa.v20i2.1223

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Powered by : PRODI AGRIBISNIS

Indexing by :