STRATEGI PENGEMBANGAN URBAN FARMING DI DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN (DKPP) KOTA SURABAYA

Development Strategy of Urban Farming at The Food Security and Agriculture Office (DKPP) of Surabaya City

Authors

  • Muhammad Rifal Ramadhan Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Teguh Soedarto Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Ika Sari Tondang Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.30742/jisa25220254747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Urban farming yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya melalui identifikasi faktor internal dan eksternal, serta pemilihan strategi prioritas berbasis SWOT dan QSPM. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dokumentasi, dan wawancara kepada 12 responden yang terdiri atas petani binaan dan pegawai DKPP. Hasil analisis menunjukkan bahwa DKPP memiliki kekuatan internal seperti kompetensi SDM dan pelatihan yang efektif, serta peluang eksternal berupa dukungan pemerintah dan potensi kerja sama kelembagaan. Hasil matriks IFAS dan EFAS menunjukkan posisi strategis DKPP berada di Kuadran I (growth strategy), yang merekomendasikan strategi agresif untuk mendukung pengembangan Urban farming secara berkelanjutan. Strategi prioritas yang dipilih berdasarkan hasil QSPM adalah strategi SO1, yaitu memperluas kerja sama dengan institusi pendidikan dan komunitas berbasis pelatihan dan kompetensi SDM DKPP, dengan skor Total Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 2,68. Strategi ini dianggap paling sesuai untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan menjadikan Urban farming sebagai solusi adaptif dalam menghadapi tantangan urbanisasi di Surabaya.

Kata kunci:  DKPP Surabaya, QSPM, Strategi Pengembangan, SWOT, Urban Farming.

This study aims to formulate development strategies for Urban farming programs implemented by the Food Security and Agriculture Service (DKPP) of Surabaya City by identifying internal and external factors and selecting strategic priorities based on SWOT and QSPM analysis. The research employed a descriptive quantitative approach with data collected through questionnaires, observations, documentation, and interviews involving 12 respondents consisting of urban farmer groups and DKPP staff. The results indicate that DKPP possesses strong internal capacities, such as competent human resources and effective training, as well as external opportunities including government support and potential institutional partnerships. The IFAS and EFAS matrices place DKPP in Quadrant I (growth strategy), suggesting the implementation of aggressive strategies to sustainably develop Urban farming. The QSPM analysis identified SO1 as the top-priority strategy: expanding collaboration with educational institutions and communities based on training and DKPP’s human resource competencies, with the highest Total Attractiveness Score (TAS) of 2.68. This strategy is considered the most appropriate to strengthen local food security and position Urban farming as an adaptive solution to the challenges of urbanization in Surabaya.

Keywords: DKPP Surabaya, Development Strategy, QSPM, SWOT, Urban Farming

Downloads

Published

2025-12-31