RISIKO PRODUKSI USAHATANI LADA PUTIH DI KECAMATAN AIR GEGAS KABUPATEN BANGKA SELATAN

Production Risk of White Pepper Farmingin Air Gegas District South Bangka Regency

Authors

  • Wahyu Brilian Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan, Universitas Bangka Belitung
  • Eni Karsiningsih Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan, Universitas Bangka Belitung
  • Fournita Agustina Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan, Universitas Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.30742/jisa25220254781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko produksi yang dihadapi petani lada putih di Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei terhadap 50 petani yang dipilih secara purposive sampling. Analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko, analisis kuantitatif dengan koefisien variasi untuk mengukur tingkat risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko produksi usahatani lada putih bersumber dari faktor alam seperti cuaca tidak menentu, serta faktor teknis seperti serangan hama dan penyakit, pemupukan yang tidak tepat, penggunaan bibit tidak unggul, pestisida yang tidak sesuai anjuran, dan tajar mati yang mudah lapuh. Tingkat risiko produksi tergolong tinggi dengan nilai koefisien variasi sebesar 0,73. Pengendalian risiko yang dilakukan petani masih bersifat kuratif, bukan preventif. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kemampuan petani dalam manajemen risiko serta dukungan kelembagaan dan penyuluhan agar produksi lada putih dapat berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam penyusunan strategi pengelolaan risiko usahatani lada putih di tingkat lokal.

Kata kunci: Lada Putih, Risiko Produksi, Usahatani.

This study aims to analyze the production risks faced by white pepper farmers in Air Gegas District, South Bangka Regency. The research was conducted using a survey method involving 50 farmers selected through purposive sampling. The analysis included descriptive analysis to identify sources of risk and quantitative analysis using the coefficient of variation to measure the level of risk. The results showed that production risks in white pepper farming stem from natural factors such as extreme weather, as well as technical factors such as pest and disease attacks, improper fertilization, the use of non-superior seeds, inappropriate pesticides, and weak support stakes (tajar). The level of production risk is classified as high, with a coefficient of variation of 0.73. These findings indicate the need to improve farmers' capacity in risk management, along with institutional support and agricultural extension services, to ensure the sustainability of white pepper production. This study is expected to serve as a reference in formulating local-level risk management strategies for white pepper farming.

Keywords: Farming, Production Risk, White Pepper.

Keywords: Farming, Production Risk, White Pepper

Downloads

Published

2025-12-31