ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN URBAN FARMING DI KOTA SURABAYA

Analysis of Factors Influencing Community Participation in Urban Farming Management in Surabaya City

Authors

  • Rico Yanuar Ardiansyah Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Hamidah Hendrarini Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Wahyu Santoso Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.30742/jisa25220254855

Abstract

Urban Farming menjadi salah satu alternatif solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan pertanian di wilayah perkotaan sekaligus mendukung ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Urban Farming di Kota Surabaya dengan menekankan aspek ekonomi, ekologi, sosial budaya, edukasi & wisata, serta kesehatan. Penelitian dilakukan pada bulan April–Juni 2025 di tiga kelompok tani di Surabaya Timur dengan melibatkan 50 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan Urban Farming telah berjalan cukup optimal, terutama pada aspek ekologi, sosial budaya, edukasi & wisata, serta kesehatan, yang memperoleh nilai tinggi pada dimensi kepentingan dan kinerja. Aspek kesehatan menampilkan kesesuaian tertinggi antara harapan masyarakat dan pelaksanaan di lapangan. Sebaliknya, aspek ekonomi masih menunjukkan kinerja terendah dengan gap terbesar, menandakan perlunya penguatan dalam hal pengelolaan hasil, akses pasar, dan pemberdayaan ekonomi komunitas. Dengan demikian, Urban Farming di Surabaya terbukti memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan kesehatan yang signifikan, namun perlu strategi lebih lanjut agar kontribusi ekonominya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Kata kunci: Importance Performance Analysis (IPA), Ketahanan Pangan, Kota Surabaya, Partisipasi Masyarakat, Urban Farming.

Urban Farming is an alternative solution to address limited agricultural land in urban areas while supporting food security. This study aims to analyze the level of community participation in managing Urban Farming in Surabaya City, focusing on economic, ecological, socio-cultural, educational & tourism, and health aspects. The study was conducted from April–June 2025 in three farmer groups in East Surabaya, involving 50 respondents. Data were collected through questionnaires, interviews, observations, and documentation, then analyzed using the Importance Performance Analysis (IPA) method. The results of the study indicate that overall Urban Farming has been running quite optimally, especially in the ecological, socio-cultural, educational & tourism, and health aspects, which received high scores on the importance and performance dimensions. The health aspect shows the highest satisfaction between community expectations and implementation in the field. Conversely, the economic aspect still shows the lowest performance with the largest gap, indicating the need for strengthening in terms of yield management, market access, and community economic empowerment. Thus, Urban Farming in Surabaya has been proven to provide significant environmental, social, and health benefits, but further strategies are needed so that its economic contribution can be optimally felt by the community.

Keywords: Importance Performance Analysis (IPA), Food Security, Surabaya City, Community Participation, Urban Farming

 

Downloads

Published

2025-12-31