RISIKO USAHATANI PADI PADA LAHAN PASANG SURUT TIPE LUAPAN B DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENERIMAAN PETANI PESISIR DI DESA PADANG BARU KECAMATAN KAUR TENGAH KABUPATEN KAUR
DOI:
https://doi.org/10.30742/jisa25220254934Abstract
Sektor pertanian menghadapi banyak ancaman, termasuk perubahan iklim, bencana alam, fluktuasi harga dan produktivitas, serta kekurangan infrastruktur dan akses pasar. Semua hal ini mengancam pendapatan petani dan menghambat peran strategis pertanian dalam mengurangi kemiskinan pedesaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko usahatani padi sawah pasang surut tipe luapan B dan untuk menganalisis dampak risiko pada penerimaan usahatani padi sawah di Desa Padang Baru, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan skor dan analisis penerimaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani padi sawah pasang surut air laut tipe luapan B di Desa Padang Baru Kecamatan Kaur Tengah Kabupaten Kaur menghadapi risiko produksi dengan kategori risiko tinggi, dengan skor rata-rata 4,23. Risiko kerusakan tanaman padi yang menyebabkan kematian adalah 4,45 dengan kategori risiko tinggi, banyaknya hama dan penyakit adalah 4,36 dengan kategori risiko tinggi, dan rendahnya produksi adalah 3,86 dengan kategori risiko tinggi. Di Desa Padang Baru, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur, usaha tani padi sawah menerima rata-rata Rp 13.538.636,36 per ha sebagai dampak risiko lahan pasang surut tipe luapan B.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Syahrial Edi Syahrialedi, Herri Fariadi Herrifariadi, Evi Andriani Eviandriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- The author retains copyright and grants the journal the right of first publication with the work being simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License which allows others to share the work with acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors may make additional separate contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published journal version of the work (for example, posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as it can result in a productive exchange, as well as earlier and larger citations of published work (See The Influence Open Access).




