PENINGKATAN KAPASITAS PETANI MELALUI KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI KABUPATEN BONE

Increasing Farmer Capacity Through Agricultural Extension Worker Performance in Bone Regency

Authors

  • Salman Salman Universitas Islam Makassar
  • Helda Ibrahim Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Makassar
  • Musdalipa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Makassar

DOI:

https://doi.org/10.30742/jisa25220255023

Abstract

Sektor pertanian memegang peranan vital dalam perekonomian nasional, namun sering terkendala oleh kondisi sumber daya manusia petani yang memiliki keterbatasan akses dan cenderung bertahan pada pola bertani tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani melalui kinerja penyuluh pertanian di Desa Corawalie, Kabupaten Bone, yang memiliki potensi besar namun masih rendah dalam adopsi teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed-methods) deskriptif-kualitatif yang didukung pendekatan kuantitatif sederhana dengan Skala Likert. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling) terhadap 45 responden dari 15 kelompok tani pada periode Juli hingga September 2025. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan kapasitas petani melalui kinerja penyuluh pertanian tergolong dalam kategori tinggi dengan rata-rata capaian 78,74%. Rincian capaian indikator menunjukkan Kapasitas Sosial menjadi aspek paling menonjol (83,21%), diikuti Kemampuan Teknis (78,15%), dan Kemampuan Manajerial (76,85%). Temuan ini mengindikasikan bahwa kehadiran penyuluh melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan intensif efektif dalam membangun jejaring kemitraan serta mengubah wawasan petani menuju kemandirian. Studi ini memberikan kontribusi empiris tentang mekanisme spesifik layanan penyuluhan dalam memengaruhi berbagai dimensi kapasitas petani di tingkat lokal.

Kata kunci: Pengembangan Kapasitas, Kinerja, Penyuluh, Petani, Kabupaten Bone.

The agricultural sector is vital to the national economy, but its development is often constrained by the limitations of farmers' human resources, characterized by restricted access and a tendency to adhere to traditional farming methods. This study aims to analyze the improvement of farmers' human resource capacity through the performance of agricultural extension workers in Corawalie Village, Bone Regency, an area with significant potential but low technology adoption. Employing a mixed-methods approach (descriptive-qualitative supported by a simple quantitative design using a Likert scale), this research involved 45 respondents from 15 farmer groups selected through random sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The results show that efforts to enhance farmer capacity through extension worker performance are in the high category, with an average achievement of 78.74%. Social Capacity was the most prominent aspect (83.21%), followed by Technical Ability (78.15%) and Managerial Ability (76.85%). These findings indicate that the presence of extension workers through intensive training and mentoring is effective in building partnership networks and transforming farmers' insights toward independence. This study contributes to the literature by providing empirical evidence on the specific mechanisms through which extension services impact different dimensions of farmer capacity in a local context.

Keywords: Capacity Building, Performance, Extension Worker, Farmer, Bone Regency.

Downloads

Published

2025-12-31