Strategi Mengurangi Kerugian Pascapanen Melalui Pengembangan Teknologi di Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur Indonesia.
DOI:
https://doi.org/10.30742/jisa1522015504Abstract
ABSTRAK
Judul Strategi Mengurangi Kerugian Pascapanen Melalui Pengembangan Teknologi di Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur Indonesia.
Permasalahan utama yang dihadapi dalam penanganan pascapanen padi adalah tingginya susut baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Gabah yang kadar airnya tinggi mempunyai sifat mudah rusak dan akan mengalami susut pada saat penanganan pascapanen dan pengolahan .
Tujuan penelitian untuk mengetahui : (1) Besaran susut panen pada proses pascapanen, (2) Besaran konversi pengeringan dari Gabah Kering Panen ke Gabah Kering Giling, (3) Besaran konversih/rendemen penggilingan dari Gabah Kering Giling (GKG) ke beras.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan produksi padi dapat dilakukan dengan meningkatkan produksi per satuan hektar dan mengurangi penyusutan hasil pascapanen. Penyusutan hasil pascapanen padi di Kabupaten Tuban masih cukup tinggi yaitu 11,15 %. Artinya setiap tahun Kabupaten Tuban masih kehilangan gabah sebanyak lebih dari 70.882 ton. Dalam nilai ekonomi gabah sekitar Rp 212,65 juta setiap tahunnya. Penyusutan hasil terbesar terjadi pada tahap panen dan perontokan gabah.Kedua tahap ini masih menggunakan teknologi yang sederhana.Kelompok tani memerlukan lebih banyak mesin pascapanen yang lebih modern dan efisien.
Rekomendasi, salah satu mesin pascapanen padi yang direkomendasikan adalah pemotong padi type reaper dan combine harvester.Penggilingan padi (rice mill) juga bagian penting dari penyusutan hasil pascapanen padi. Pemeriksaan teknologi penggilingan padi secara berkala akan membuat efisiensinya terjaga.
Kata Kunci: Kerugian, Pascapanen, Strategi dan Teknologi
Downloads
Published
Issue
Section
License
- The author retains copyright and grants the journal the right of first publication with the work being simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License which allows others to share the work with acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors may make additional separate contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published journal version of the work (for example, posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as it can result in a productive exchange, as well as earlier and larger citations of published work (See The Influence Open Access).




